BUDI AGUNG/RADAR JOGJA
AJAK WASPADA: Petugas Polsek Purworejo Kota memasang stiker ajakan meningkatkan kewaspadaan kepada masyarkat.
KASUS kekerasan seksual men-jadi perhatian publik, upaya pencegahan terus dilakukan. Salah satunya seperti yang di-lakukan di Purowrejo. Polsek Purworejo Kota membuat stiker imbauan. Stiker-stiker ini ditempelkan di beberapa tempat strategis agar terbaca masyarakat.

Hal itu di-maksudkan, agar wasyarakat lebih waspada dan tidak segan melaporkan jika melihat atau menjadi korban pelecehan.Hal ini dilakukan menyusul maraknya kejadian kekerasan seksual di beberapa daerah akhir-akhir ini. Disamping itu, di Pur-worejo juga sedang heboh tin-dakan pelecehan seksual dengan korban siswi, mahasiswi, dan ibu rumah tangga muda.

“Penempatan pemasangan stiker di daerah-daerah ramai seperti pusat pembelanjaan, plaza, tempat wisata, kampus Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) sampai kos-kosan di daerah Plaosan,” kata Kapolsek Purworejo Kota, AKP Bambang S, kemarin (18/5).Sementara itu, terkait kasus pelecehan seksual di Plaosan, Purworejo, beberapa saksi dan korban telah dimintai kete rangan untuk mengungkap dan menang-kap pelaku pelecehan seksual.

“Ya, kami mendalami kasus itu. Ada beberapa catatan menarik yang bisa kami peroleh,” kata Kasat Reskrim Polres Purwo-rejo, AKP Kholid Mawardi.Kholid menjelaskan, upaya pengungkapan memang masih sulit karena minimnya data yang diperoleh. Laporan yang di terima juga sedikit karena korban sebagian besar tidak mau me-laporkan dan enggan dimintai keterangan. “Yang sudah kami mintai ke-terangan belum bisa mem berikan titik terang,” katanya.

Hal menarik yang berhasil didata adalah, para korban peremasan dada hanya di bagian kanan saja.Sementara pengungkapan pelaku kesulitan, karena ciri-ciri fisik pelaku hanya pandangan umum dan tidak bisa dijelaskan secara spesifik. “Misalnya saja untuk ken daraan hanya merek dan warnanya saja. Sementara ciri lain dari kendaraan misal pelat nomornya apa dan sebagainya tidak di-ketahui,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya akan tetap berupaya bisa menangkap pelaku pelecehan yang telah meresahkan warga. “Melibatkan masyarakat, kami berupaya untuk bisa mengungkap pelakunya,” katanya lagi. (cr2/ila/ong)