GUNAWAN/RADAR JOGJA
KOMITMEN: Pernyataan sikap pelajar SMPN 1 Ponjong stop perilaku menyimpang dilakukan dalam bentuk penandatanganan pada kain putih kemarin (20/5).
GUNUNGKIDUL – Sikap positif ditunjukkan pelajar SMPN 1 Ponjong, Gunungkidul. Menyikapi maraknya aksi kejahatan seksual, mereka mengikat diri membangun komitmen untuk menolak tegas perilaku menyimpang. Komitmen itu tak hanya untuk melawan ke-jahatan seksual.

Narkoba dan asap rokok juga dilawan. Mereka bahkan antipernikahan dini. Komitmen tersebut diwujudkan dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Nasional kemarin (20/5)
Didampingi karyawan sekolah, lebih dari 500 siswa mengucap janji deklarasi. Komitmen me-reka juga ditunjukkan melalui tanda tangan bersama di selem-bar kain putih sepanjang 1,5 meter.

Selanjutnya, ratusan siswa mengusung spanduk besar dan berbagai tulisan antiasap rokok, bebas narkoba, anti kekerasan, anti pelecehan seksual, dan anti-pernikahan dini. Mereka ber-kampanye keliling Kota Keca-matan Ponjong dengan berjalan kaki menempuh jarak sekitar 2 kilometer.

Kepala Sekolah SMPN 1 Pon-jong Pratjaja mengatakan, me-lalui deklarasi tersebut seluruh penghuni sekolah bertekad melawan berbagai masalah social yang menghadang generasi muda. “Kami ingin memproteksi siswa sejak dini. Agar mereka tidak ter-jebak hal-hal yang praktis, namun menyesatkan,” ujarnya. Dia berharap, langkah positif yang dilakukan para siswa bisa menginspirasi sekolah lain. Dengan begitu, gurita persoalan kekerasan terhadap anak bisa dikikis habis.

“Dari sekolah, kami coba de-klarasikan secara lebih luas ke masyarakat,” lanjut Pratjaja.

Sementara itu, salah seorang pelajar, Mohammad me-nyambut baik kegiatan dekla-rasi. Baginya, deklarasi men-jadi jawaban atas banyaknya kasus narkoba termasuk oplo-san serta kekerasan seksual yang menimpa anak-anak. “Kami butuh dukungan dan perhatian semua pihak,” kata Mohammad. (gun/yog/ong)