JOGJA – Sebagai perusahaan negara, PT Jasa Raharja tak ingin mengecewakan masyarakat. Atas pemikiran tersebut, PT Jasa Raharja Cabang DIJ akan mengadakan dialog publik. Dialog bertema Budaya Proaktif Guna Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat tersebut akan di selenggarakan di Kampus 3 Universitas Sanata Dharma (USD), Paingan, Maguwoharjo, Sleman pada Rabu, 25 Mei 2016, pukul 08.00. Dialog juga akan disiarkan langsung melalui radio Sonora FM dan Smart FM.

“Dialog publik akan dihadiri berbagai instansi yaitu pemerintah, LSM, mahasiswa, dan komunitas kendaraan bermotor. Sedangkan nara sumber yaitu Ditlantas Polda DIJ, Dishub DIJ, organda, dan pengamat transportasi,” kata Kepala PT Jasa Raharja DIJ I Ketut Suardika saat jumpa pers di kantornya, kemarin.

Dalam diskusi, PT Jasa Raharja menerima kritikan dan sarana terkait kinerjanya. Apalagi, Jasa Raharja merupakan perusahaan pemerintah yang diberikan tugas menyantuni korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan umum (darat, laut, dan udara). Selain itu juga menghimpun dana wajib dan sumbangan wajib dari pemilik kendaraan bermotor melalui Samsat. Karena itu, semua SDM Jasa Raharja diarahkan kepada layanan masyarakat terutama santunan. Dalam pelayanan, lanjut Suardika, pihaknya tidak merasa berpuas diri. Sebab, melayani masyarakat merupakan bagian dari tugas PT Jasa Raharja.

“Kami akan lebih peka dan santu kepada masyarakat. Apalagi, mereka merupakan korban kecelakaan,” terang Suardika.

Menurutnya, tujuan diskusi adalah untuk menyosialisasikan keberadaan Jasa Raharja, bagaimana mengurus santunan kecelakaan dan mendukung pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kita pro aktif melayani masyarakat, kita lebih respontif,” paparnya. (mar/ong)