SLEMAN – Bisnis e-commerce kini tidak lagi didominasi pihak swasta saja. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman pun kini terjun dengan meluncurkan laman e-commerce sleman-mall.com. Peresmiannya dilakukan dalam pembukaan Pameran Potensi Daerah (PPD) di Lapangan Denggung Sabtu sore (21/5).

Tujuan peluncuran laman ini untuk memfasilitasi keberadaan usaha kecil menengah (UKM) yang ada di Sleman. Pertimbangannya, tidak semua pelaku UKM bisa memanfaatkan sistem penjualan berbasis teknologi informasi.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Pustopo menyebutkan laman ini bertujuan memfasilitasi promosi digital produk baik barang dan jasa khususnya bagi para UKM Sleman. “Ke depan kami merancang sebagai ajang edukasi kepada para UKM untuk merancang ide kreatifitas,” jelas Pustopo.

Dia menjelaskan, keberadaan laman e-commerce tersebut menuntuk para pelaku UKM untuk meningkatkan kualitas, kontinuitas, kemasan, pengiriman, harga sampai dengan tampilan. Produk UKM nantinya tidak hanya melakukan penetrasi di pasar lokal, tetapi dimungkinkan bisa tembus pasar mancanegara.

Sebagai bentuk optimalisasi, laman tersebut sudah dibangun tempat beserta fasilitas yang diberi nama pojok sleman mall. Laman ini berfungsi sebagai studio tempat UKM mengakses dan mengelola lapak e-commerce di showroom Disperindagkop Sleman.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengapresiasi PPD Sleman 2016 dengan peluncuran e-commerce sleman-mall.com. Menurtnya, peluncuran sleman-mall.com dapat memberikan kesempatan untuk memasarkan potensi dari UKM yang ada. “Mau tidak mau UKM kita harus siap bersaing di pasar global,” jelasnya.

Pada PPD Sleman 2016, sebanyak 28 kontingen industri kecil menengah (IKM) dari seluruh Kecamatan se-Sleman juga turut meramaikan pembukaan dalam karnaval yang melibatkan 780 orang dengan menampilkan potensi daerah masing-masing. (bhn/din/ong)