JOGJA-Ganti Masalah. Jika pada laga melawan Persibat Batang dan Persijap Jepara, PSIM Jogja masih dihinggapi persoalan kurang variatifnya serangan. Tetapi saat dijamu PSIS Semarang akhir pekan lalu di Stadion Jatidiri, justru masalah baru menghinggapi Pangeran Biru. Mereka kedodoran dalam soal compact defense.

Problem pada pertahanan kolektif ini, mampu dimanfaatkan penyerang Laskar Mahesa Jenar untuk menjebol gawang yang dikawal Oni Kurniawan dengan dua gol. Allenatore Erwan Hendarwanto mengakui kelemahan ini. Kekalahan 2-1 dari tuan rumah PSIS, dinilai harga pantas dari sebuah kesalahan
“Strategi sebenarnya berjalan baik. Tapi kesalahan kecil yang justru jadi peluang bagi lawan,” katanya, kemarin.

Dijelaskan Erwan, compact defense yang biasanya dimainkan tidak terlihat optimal. Apalagi ketika babak kedua berjalan. Hujan deras yang mengguyur, semakin menambah koordinasi di lini pertahananmelempem.

Tidak dimainkan secara maksimal compact defense membuat jarak antar pemain terlalu jauh. Hal ini yang menjadi celah dan dimanfaatkan Hari Nur untuk menggenapi gol yang membuat PSIS jadi unggul 2-1.

Selain longgarnya defense, variasi serangan yang sudah lebih berkembang, terganjal karena belum matangnya finishing. Bahkan jika dibanding PSIS, sebenarnya tim yang juga berjuluk Laskar Mataram jauh lebih banyak melakukan serangan.

“Eksekusinya yang belum matang, pilihan untuk menyelesaikan sendiri atau mengumpan pada teman masih jadi keputusan yang sulit diambil anak-anak,” tuturnya.

Terpisah, Manajer Tim PSIM Agung Damar Kusumadaru tetap memberikan apresiasi kepada punggawa mudanya. Penampilan mereka dari pertandingan ke pertandingan terus mengalami peningkatan.

“Ini modal pekan ini kami bisa curi poin penuh di pertandingan kelima,” ujarnya.

Secara mental, punggawa Pangeran Biru yang masih lebih junior dibanding pemain-pemain PSIS bisa mengimbangi permainan. Banyak melakukan serangan dan sempat membuat tuan rumah kewalahan.

“Kami optimis bisa mengembalikan posisi dengan menambah poin penuh di pertandingan kelima besok,” tandasnya.(dya/dem/ong)