SLEMAN-Tim basket putri DIJ mengamankan posisi untuk melangkah ke grand final. Prestasi ini ditunjukkan setelah menyapu bersih tiga pertandingan di ajang Kejurnas Bola Basket KU 16 tahun di GOR Klebengan, Sleman. Pada pertandingan ketiga menghadapi Jawa Tengah, kemarin (23/5), tim putri DIJ mampu menang dengan skor 67-56.

Main dibawah tekanan, membuat defense DIJ keteteran di kuarter awal. Memasuki kuarter kedua, Valencia Angelique Pramono dan kawan-kawan belum mampu keluar dari pressure Jateng hingga tertinggal 15 poin di kuarter kedua yang berakhir dengan 21-34. Begitu memasuki kuarter ketiga, DIJ mulai menunjukan permainannya dan sedikit demi sedikit mengejar ketertinggalan.

Tertinggal dua setengah bola di kuarter ketiga, membuat tim putri DIj semakin gencar melancarkan offense. Skuad asuhan Rinto Widyanto akhirnya membalik keadaan dan menutup pertandingan dengan kemenangan.

“Di kuarter pertama dan kedua mereka main under pressure, dan baru bisa keluar di kuarter ketiga. Mereka sudah mulai enjoy dan bermain lepas,”kata Asisten Pelatih Ichsan Gigih Satria usai pertandingan, kemarin.

Kemenangan atas Jateng menggenapi sapu bersih tim putri DIJ di dua pertandingan sebelumnya. Di pertandingan pertama, tim putri DIJ melibas Jawa Timur dengan 73-39. Sedangkan di pertandingan kedua menundukan tim Papua dengan 77-39. Selanjutnya, tim putri DIJ akan menghadapi tim Sumatera Utara dan tim tangguh lainnya, DKI Jakarta.

“Mental saja yang masih jadi kendala, di dua pertandingan pertama mereka memang main tanpa tekanan. Tapi melawan Jateng mereka harus melewati dua kuarter dulu baru bisa enjoy,”ujarnya.

Terpisah, Manager Tim DIJ Andrea Candra Wibowo mengaku sedikit lega dengan kemenangan di pertandingan ketiga melawan Jateng. Karena Jateng salah satu tim tangguh yang masuk dalam favorit calon juara.

“Setidaknya tiga kemenangan ini membuat posisi tim putri aman untuk masuk grand final, tinggal anak-anak harus lebih siap menghadapi tim DKI Jakarta,” tegasnya

Di bagian putra, DIJ mampu meraih poin di pertandingan pertama saat mengahadapi tim Papua dengan skor 68-49. Berada di Grup B, tim putra juga masih harus berjuang keras menghadapi tim Kalimantan Utara dan DKI Jakarta.

“DKI sudah menang dua kali saat bertemu Kaltara dan Papua, memang lebih berat bagi tim putra, tapi kami tetap optimis mereka bisa main bagus,” tandasnya.(dya/dem/ong)