SLEMAN–Tendangan Tri Handoko pada menit ke 91, setelah menerima sepak pojok Busari menjadi penentu kemenangan PSS Sleman atas Persiba Bantul, kemarin. Sebelumnya, gol pertama Tri Handoko pada menit ke-32 berhasil dibalas Johan Manaji pada menit ke-79. Kemenangan tuan rumah 2-1 atas Laskar Sultan Agung, membawa Green Squad kembali merebut puncak klasemen Grup 5 dari Madiun Putra yang tidak bermain pada pekan ini.

Bermain di kandang sendiri, Maguwoharjo International Stadium (MIS), yang dipadati sekitar 24 ribu penonton, Green Squad tidak menunjukkan performa terbaiknya. Keunggulan dalam penguasaan bola bukan berarti mereka mampu mengurung pertahanan Laskar Sultan Agung. Karena tidak banyak tendangan yang mampu mereka lesakkan.

The Reds, julukan lain Persiba justru bermain lepas. Mereka mampu menahan serangan mulai dari lini tengah. Hal ini membuat para penyerang Super Elang Jawa (Elja), julukan lain PSS, mempunyai banyak kesempatan untuk melakukan tendangan mengarah ke gawang Laskar Sultan Agung yang dikawal Puthut Jati.

Justru para pemain Bantul sangat leluasa melakukan counter attack di sisi kanan melalui pemain baru mereka Afdal Orlando. Bahkan pada menit ke-20, persiba mempunyai kesempatan emas untuk mencetak gol, sayang tendangan masih lemah dan dapat diamankan kiper PSS, Syahrul Trisna.

PSS akhirnya berhasil unggul pada menit ke-32, setelah bek The Reds Jeni Gilang membuat kesalahan, dengan gagal menghalau umpan Dicky Prayoga yang akhirnya diselesaikan dengan manis oleh Tri Handoko. Green Squad sementara unggul unggul 1-0 dan bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, permainan Green Squad justru kacau dan hal ini dimanfaatkan oleh musuhnya. Sarjono yang dipasang sebagai gelandang serang banyak kesempatan untuk memasuki lini pertahanan PSS. Laskar Sultan Agung mampu menyamakan kedudukan dari tendangan bebas yang dieksekusi dengan cantik oleh Johan Manaji. Skor kembali imbang 1-1.

Pada babak kedua, Wasit Jerry Elly memberi tambahan waktu tiga menit. Injury time ini betul-betul dimanfaatkan Green Squad, terutama saat terjadi sepak pojok yang dieksekusi oleh kapten kesebelasan Busari. Bola yang jatuh di depan gawang Puthut langsung ditendang oleh Tri Handoko dan membuat skor berubah menjadi 2-1.

Persiba mencoba memanfaatkan waktu yang tersisa untuk membalas gol. Percobaan terakhir dari Sarjono sayangnya gagal dan akhirnya wasit meniup peluit pertandingan. PSS Sleman memenangi Laga Derby DIJ.

“Kami beruntung sore hari ini (kemarin). Tapi ini bukan top performance kami,” kata Allenatore Green Squad Seto Nurdiyantoro.

Seto mengaku ada beban berat yang ada di pundah anak asuhnya ketika menjalani laga derby. Hal ini tidak lepas dari bentrok antarsuporter yang menewaskan salah satu pendukun PSS.

“Lebih ke psikis anak-anak dengan adanya kasus kemarin. Anak-anak dituntut untuk menang, itu yang menyebabkan permainan mereka kacau,” tuturnya.

Tactician Persiba, Sajuri Syahid mengaku sangat puas dengan permainan anak asuhnya. Soal kalah, dia mengaku tidak terlalu kecewa. Malahan Sajuri memberi acungan jempol bagi Johan Manaji dan kawan-kawan.

“Anak-anak bermain sangat bagus dan sudah optimal. Tapi ini adalah hasil yang terbaik bagi kami. Kalah menang itu hal yang biasa,” tegasnya.

Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai guru mengatakan ada peningkatan permainan yang sangat pesat dari anak asuhnya, jika dibanding saat kalah 6-2 dari tuan rumah PS Mojokerto Putra. Mental bermain Johan Manaji cs juga diacungi jempol.

“Dari awal mereka sudah tidak demam panggung lagi seperti laga-laga sebelumnya. Ini hal yang positif dari kami. Semoga di pertandingan selanjutnya kami bisa bermain bagus lagi,” tandasnya.

Dengan hasil ini, untuk sementara Persiba menempati posisi juru kunci. (cr4/dem/ong)

Line UP PSS Sleman vs Persiba Bantul

PSS Sleman:
Syahrul Trisna (pg), Denny Rumba (KK 92′), Eko P, M. Syaifudin, Rama Yoga, Dave Mustaine/ Candra Lukmana (25′), Dicky P(KK 18′)/Jodi Kurniadhi (82′) , Mahadirga Lasut/Oya Winaldo (63′), Riski N, Busari (c) , Tri Handoko (31′,91′)
Pelatih: Seto Nurdiyantoro

Persiba Bantul:
Puthut Jati (pg), Slamet Widodo (c) (KK 75′), Syaiful Lewenussa, Afdal Orlando/Sarjono (39′), Bagus Ramadhani, Erdin Pratama, Jeni Gilang (KK 18′)/Afriza Hendra (66′), Johan Manaji, Saddam Sudarma, Wahudi (KK 32′), Dharmawan Effendy/Munib Ghulam (83′)
Pelatih: Sajuri Syahid