JOGJA – Harapan semua anggota DPRD DIJ bisa menghadiri pelantikan Wakil Gubernur (Wagub) DIJ di Jakarta kandas. Sekretariat Negara (Setneg) malah me ngundang Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) DIJ saat pelantikan di Istana Negara nanti.Pelantikan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam (PA) X sebagai Wagub DIJ sisa masa jabatan 2012-2017 dipastikan dilakukan pada Rabu (25/5) besok. Pelantikan dilakukan pukul 14.00 bersama dengan kepala daerah lainnya
“Sudah pasti Rabu, bareng dengan pelantikan pimpinan daerah lain,” tandas Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD DIJ Anyoko Priyatno, kemarin (23/5).Pelantikan Wagub DIJ ber-samaan dengan empat pasangan kepala daerah lainnya, yaitu Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Utara, dan Kalimantan Tengah.

Anyoko mengatakan, dari hasil komunikasi terakhir dengan Kemendagri maupun Setneg, undangan pelantikan hanya di-tujukan pada Gubernur DIJ beserta istri, Sekretaris Provinsi (Sekprov) DIJ, dan Forkompinda yang terdiri dari delapan orang. Serta empat keluarga Kadipaten Pakualaman.

“Untuk anggota DPRD DIJ, hanya pimpinan DPRD DIJ dan For-kompinda,” jelasnya.Anyoko menambahkan, se-benarnya di luar Istana Negara juga dipersiapkan area untuk melihat prosesi pelantikan. Dari DIJ mendapat jatah 40 un-dangan dari Setneg.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD DIJ Dharma Setiawan me-nuturkan sudah menerima kawat pemberitahun dari Setneg. Dharma mengaku heran dengan daftar undangan tersebut. Dia menyayangkan tidak bisa semua anggota DPRD DIJ yang be-rangkat.

“Justru Forkompinda DIJ yang diundang. Itulah yang mengherankan, dalam Peraturan Presiden nomor 16/2016 tentang Tata Cara Pelantikan Kepala Daerah tidak menyebutkan itu,” tuturnya.

Sementara itu, Penghageng Kawedanan Hageng Kasentanan Kadipaten Pakualaman Kanjeng Pangeran Hario (KPH) Tjondro-kusumo mengaku belum men-dapat undangan resmi dari Setneg. Pihaknya juga belum menentukan siapa perwakilan Kadipaten Pakualaman yang akan berangkat. “Belum diberi-tahu, Kanjeng Gusti (PA) X juga belum ngendiko,” tuturnya.

Tjondro memilih menunggu undangan resmi dari Setneg. Tjondro mengungkapkan, saat ini juga belum mempersiapkan kegiatan di Kadipaten Paku-alaman, baik menjelang hingga saat pelantikan PA X sebagai Wagub DIJ besok. Paman PA X tersebut mengataka, biasanya baru akan menggelar acara se-telah pelantikan. “Wong dilantik saja belum, nanti kalau ada saya kabari,” jelasnya. (pra/ila/ong)