GUNUNGKIDUL – Acara liburan wisatawan asal Magetan, Jawa Timur di Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul kemarin (25/5) berakhir dramatis. Lima orang terseret ombak lantaran mandi di luar garis peringatan bahaya. Satu diantaranya dinyatakan hilang.

Kelimanya adalah Mukhlis,12, Firman,12, Ira,12, Sutini,50, dan Dwi Setya Novanto,12. Nama terakhir itulah yang hingga kemarin malam belum ditemukan. Informasi yang dihimpun Radar Jogja, peristiwa tersebut terjadi tak lama setelah korban bersama rombongan berada di bibir pantai saat siang.

Mereka bermain air tanpa menghiraukan imbauan tim SAR. Pengawas pantai tak henti-hentinya mengingatkan para wisatawan agar tidak mendekati bibir pantai yang sedang tidak bersahabat. Benar saja, secara mengejutkan gelombang besar datang dan seketika itu jugamenyeret kelima wisatawan tersebut. Mendapatlaporan adanya korban laka laut, tim SAR bergegas melakukan upaya evakuasi.

Sekretaris SAR Wilayah II Surisdiyanto mengatakan, sebelum kejadian pihaknya sudah wanti-wanti kepada pengunjung melalui pengeras suara agar tidak mandi. Namun imbauan tersebut tidak dihiraukan. “Kami sudah menyisir lokasi terakhir hilangnya korban dan sekitar tempat kejadian perkara,” ujarnya.Tak butuh waktu lama, upaya tim SAR membuahkan hasil. Satu-persatu korban ditemukan dan dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.

Surisdiyanto menyatakan, pihaknya terus akan berupaya mencari keberadaan korban yang belum ditemukan. Petugas disebar ke sejumlah titik penyisiran.

Dia berharap korban terakhir secepatnya ditemukan dalam kondisi selamat. (gun/yog/ong)