JOGJA – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merasa prihatin terhadap meningkatkan penderita penyakit tidak menular di tanah air. Penyakit yang dimaksud adalah kanker, diabetes mellitus, dan lain sebagainya.

Ironisnya para penderita penyakit tidak menular bukan saja dari mereka yang ekonominya mapan tetapi banyak dari golongan ekonomi kurang mampu.

“Penyakit diabetes dan kanker biasanya terjadi karena pola hidup tidak sehat,” kata Humas Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UAD, Ahmad Ahid Mudayana disela-sela seminar di Hotel Cavinton, Jogja, Rabu (25/5).

Atas keprihatinan tersebut, FKM UAD menggelar seminar bagaimana menangani penyakit tidak menular. Seminar ini sebagai bentuk kepedulian sekaligus menanggulangi penyakit tidak menular yang terjadi di masyarakat. “UAD ingin turut serta mengatasi penyakit tidak menular di tengah masyarakat,” tambah Ahid.

Dalam seminar tersebut, UAD menghadirkan sejumlah nara sumber berkompeten dibidangnya. Yakni, Dirjen SDM Kemenristek Dikti, Ali Gufron Mukti; Dosen Universitas Sebelas Maret Surakata, Bhisma Murti; Dosen Guangxi Medical University Tiongkok, Lu Guo Dong; dan Dosen Khon Kaen University Thailand Supannee Promthet. Hadir pula Peneliti The Science of Improving Lives USA, Ciptasari Prabawanti.

“Tenaga kesehatan diberikan wawasan bagaimana mengatasi dan mengedukasi masyarakat supaya terhindari dari penyakit tidak menular tersebut,” terang Ahid. (mar/ong)