JOGJA – Posisi PAN di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) 2017 ini benar-benar seksi. Dua bakal calon (balon) wali kota pe tahana Haryadi Suyuti (HS) dan Imam Priyono (IP) sama-sama memperebutkan partai berlambang matahari terbit itu.

Bahkan, berbagai strategi untuk menggandeng PAN dilakukan. Jika HS pada pelantikan pengurus DPD PAN Kota Jogja bermanuver dengan me-nyebut telah dibesarkan PAN, berbeda dengan yang dilakukan kubu PDI Perjuangan. Mereka terjun ke bawah dengan melakukan survei ke 598 Ketua RW. Hasilnya, 267 Ketua RW atau 44,6 persen mendukung IP
Dukungan itu bertambah 39 RW, jika IP menggandeng kader PAN untuk pilwali. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Kota Jogja Foki Ardi-anto mengatakan, survei ini dilakukan 18 Januari sampai 12 Mei 2016. “IP menempati urutan pertama. Kemudian, Inung (Arif Noor Hartanto) dengan 11,8 persen atau 71 RW. Di tempat ketiga Haryadi Suyuti dengan 2,3 per-sen atau 14 RW,” ujarnya, kemarin (26/5).

Foki menjelaskan, sisanya sebanyak 23 Ketua RW atau 3,8 persen memilih beberapa nama lain. Seperti Syauqi Soeratno, Garin Nugroho, dan kandidat lain. Sedangkan 223 RW atau 37,2 persen belum menentukan sikap. Mereka memilih abstain.

“Ini merupakan sinyal bagi kami untuk bekerja sama dengan PAN. Peluangnya, IP akan ber-pasangan dengan Heroe Poer-wadi (HP),” lanjut Foki.

Pilihan menggandeng HP itu, kata Foki, bukan tanpa alasan. Itu sesuai dengan informasi dari hasil rapat kerja daerah (Rakerda) DPD PAN akhir pe-kan lalu. PAN mengusulkan Inung untuk posisi balon wali kota dan HP di posisi balon wakil wali kota.

“Kami yakin, kerja sama ( koalisi) dengan PAN menjadi kekuatan untuk membangun Kota Jogja lebih baik,” jelasnya. Terlebih, dukungan dari Ketua RW juga cukup tinggi kepada IP jika wakilnya dari PAN. Baik itu Inung maupun HP.

“Ketua RW ini merupakan ujung tombak dari pemerintah. Sedangkan di masyarakat, mereka merupakan tokoh masyarakat yang meru-pakan wakil warga,” katanya.

Di lain pihak, Ketua DPW PAN DIJ Nazarudin memilih untuk menanti rekomendasi dari DPP. Apa pun rekomendasi tersebut, harus dilakukan. “Untuk menga-mankan rekomendasi DPP, kami sudah membangun pondasi kuat,” tandasnya.Pondasi tersebut, lanjutnya, adalah komunikasi dengan par-tai politik (parpol) lain. Komu-nikasi itu pun mendapatkan sambutan hangat. DPW maupun pengurus struktural tingkat DPD memiliki hubungan baik dengan parpol lain di Kota Jogja.

“Rekomendasi nanti apa? PAN tinggal jalan,” kata mantan wakil rakyat di DPRD Kota Jogja ini.Dia mengatakan, komposisi apa pun PAN sudah siap. Mereka pun menyerahkan sepenuhnya rekomendasi nanti kepada DPP. “Kami juga baik dengan PDIP. Begitu pula dengan kandidat lain. Semuanya berjalan on the track,” jelasnya.

Partai yang dibidani Amien Rais ini tak mempermasalahkan siapa yang menjadi pasangan dalam pilwali nanti. Mereka sudah siap untuk bertarung memperebutkan pemerintahan di Kota Jogja. “Kami dengan Pak HS bagus, dengan PDIP apa lagi. Semuanya tidak ada masalah,” ungkapnya. (eri/ila/ong)