GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
KONDUR DALEM: Wakil Gubernur DIJ KGPAA Paku Alam (PA) X didampingi istri BRAy Atika Suryodilogo dalam acara penyambutan Kondur Dalem di Puro Pakualaman, Jogja, Kamis (26/5). Acara yang diikuti para kerabat Pakualaman tersebut merupakan wujud suka cita atas dilantiknya PA X sebagai Wagub DIJ oleh Presiden Joko Widodo.

JOGJA – Usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam (PA) X kembali pulang ke Jogjakarta. Kepulangan PA X di Puro Pakualaman disambut oleh para abdi dalem.

Begitu turun dari bus Pemprov DIJ, PA X yang didampingi istri langsung menemui para abdi dalem. Di depan me-reka PA X, dengan menggunakan bahasa Jawa, meminta didoakan supaya bisa menjalankan tugas baru sebagai Wagub DIJ dengan baik.

“Nyuwun pandonganipun angger kula saged nglampahi, kuat lan amanah. Monggo sareng-sareng njagi tatanan, paugeran Kadipaten Pakualaman,” ucap PA X
Begitu selesai menyampaikan harapannya, PA X langsung menga-jak para abdi dalem maupun tamu yang datang menuju Gedung Parangkarso untuk menerima ucapan selamat. “Abdi dalem saya kan sudah sepuh-sepuh, kasihan kalau kepanasan,” ujarnya.

Kerabat Pakualaman KPH Kusumo Parastho mengatakan, upacara penyambutan tersebut tidak direncanakan. Spontan dari para abdi dalem untuk me-nyambut kepulangan PA X yang baru dilantik. “Idenya baru mun-cul semalam,” terangnya.

Penyambutan yang disebut Kondur Dalem ini, menurut Kusumo, baru pertama kali dilak-sanakan. Sebelumnya saat PA IX dua kali dilantik menjadi wagub, tidak ada upacara penyambutan yang sama. “Yang dulu kan pelantikan di Jogja,” jelasnya.

PA X mengatakan, dia akan se-gera bertemu dengan Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X untuk berembuk tentang pemba-gian tugas di antara keduanya. Dia mengaku siap menjalankan tugas apa saja yang akan diembannya.

“Kalau dikedinasan kan adanya mung siap dan siap,” ujar PA X ditemui di Puro Pakualaman se usai penyambutan kepulanganya dari Jakarta oleh abdi dalem Kadipaten Pakualaman, kemarin (26/5). PA X mengaku, belum tahu tugas apa saja yang akan dijalankanya sebagai Wagub DIJ.

Diakuinya, hingga saat ini belum ada pembi-caraan dengan HB X terkait pem-bagian tugas tersebut. Meskipun sudah beberapa kali bertemu.

“Saya nderek saja, kemarin sudah bertemu tapi kan saat itu belum definitif dilantik, nanti dikira nggengge mangsa (mendahului),” tutur mantan Kepala Biro Kese-jahteraan Rakyat Setprov DIJ itu.Kapan waktu pertemuannya dengan HB X, dia mengaku belum tahu.

Tapi, PA X sendiri dijadwal-kan memulai tugas pertamanya sebagai Wagub DIJ hari ini (27/5) dengan menjadi inspektur upacara hari jadi Kabupaten Gunungkidul di Alun-Alun Wonosari.Terpisah, Wakil Ketua DPRD DIJ Arif Noor Hartanto menga-takan, dengan sudah dilantiknya PA X sebagai Wagub DIJ, ber arti dwitunggal sudah kembali.

Pem-bagian tugas dan kewenangan di antara keduanya juga sudah diatur dalam UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah maupaun UU nomor 13 tahun 2012 tentang Keistime-waan DIJ. “Wagub itu bukan ban serep, tapi mitra kerja gubernur,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Inung ini menambahkan, yang belum di atur adalah kewajiban membangun hubungan kerja antara Gubernur dan Wagub DIJ. Politikus PAN itu berharap, pola hubungan kerja tersebut bisa segera dirampungkan. “Idealnya ada aturan formal, baik Peraturan Gubernur atau SK Gubernur untuk mengaturnya,” ujar Inung. (pra/ila/ong)