JOGJA – Digadang-gadang mampu tembus ke final, tim bola basket putri DIJ akhirnya menjawab krisis prestasi basket DIJ dengan meraih gelar juara di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Basket Kelompok Umur (KU) 16.

Kemenangan DIJ di final saat menghadapi tim tangguh DKI Jakarta, 65-63, menorehkan se-jarah baru di dunia bola basket DIJ dengan menjadi juara tingkat nasio-nal untuk pertama kalinya.

Dengan sistem setengah kompeti-si, Maria Leony Elvaretta dan kawan-kawan harus berjuang dari pertan-dingan ke pertandingan untuk men-gumpulkan poin. Pertemuan dengan DKI menjadi pertemuan kedua se-telah sebelumnya DIJ kalah 43-65 di babak penyisihan.

Meski sempat kalah, di babak final yang berlangsung Sabtu (28/5) di GOR Klebengan, Sleman, tim asuhan Rin-to Widyanto tidak gentar.

Tim DIJ justru tampil fight, meski dari segi materi pemain DIJ kalah personel. Hingga kuarter ketiga, DIJ memimpin dengan selisih poin tipis.

Kejar mengjar ang-ka pun tidak terelakkan di kuarter keempat.DKI memanfaatkan peluang begitu dua pemain DIJ Aimee Francienne dan Vania Valencia terkena fouls out.

“Di menit terakhir tim DKI meman-faatkan itu untuk ngejar poin, hingga sampai di titik mereka menyamakan kedudukan berkat tree point salah satu pemainnya,” ujar manager Tim DIJ Andreas Candra Wibowo.

Pelatih Rinto Widyanto meminta time out dan membuat strategi baru untuk mencuri satu bola atau dua poin di detik tersisa. Beruntung De-wi Fortuna berpihak pada tim DIJ dan dua poin yang diarahkan Maria Leony Elvaretta membuat poin ber-akhir 65-63.

“Target kami untuk tim putri memang masuk final, tapi ternyata mereka mampu membuktikan diri menjadi juara,” ujar Ketua Harian Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Bola Bas-ket Seluruh Indonesia (Perbasi) DIJ Yosep Junaidi.

Dengan prestasi ini, tim putri DIJ mampu menorehkan sejarah baru dengan pertama kali merebut juara di tingkat nasional. Beberapa pemain juga men-jadi best player, seperti Valencia Ang-elique Pramono yang keluar sebagai MVP dan Ainayya Nur Azzahra senagai top assit.

Hal ini juga menjadi bekal yang cukup baik untuk persiapan PON Re-maja 2017 di Jawa Tengah.Selain itu, delapan tim putri DIJ juga masuk draf seleksi nasional yang akan dipersiapkan untuk Olimpiade Remaja.

“Kejurnas ini sekaligus se-leksi nasional untuk Olimpiade Re-maja di mana yang Asia akan tampil di Rusia,” katanya.

Sayangnya, prestasi tim putri belum mampu diikuti tim putra yang hanya berhasil duduk di peringkat ke-4.

Namun, ini juga sudah sesuai target Pengda Perbasi DIJ, mengingat pre-stasi basket KU 16 selama ini belum pernah bisa menembus lima besar. Tim putra DKI masih menunjukkan kualitas sebagai juara setelah menun-dukkan tim putra Bangka Belitung di final dengan skor 86-62. (dya/laz/ong)