BUDI AGUNG/RADAR JOGJA
SIDAK: Bupati Agus Bastian bersama Kapolres AKBP Arsida Septiana tengah mendengarkan keluhan pedagang di lantai dua Pasar Kutoarjo kemarin (31/5).
PURWOREJO – Para pedagang di Pasar Kutoarjo, khususnya di lantai dua menge-luhkan sepinya transaksi. Mereka menilai, kondisi sepi pembeli ini akibat maraknya para pedagang tidak resmi yang berjualan di trotoar dan tangga masuk lantai dua.

Karena itu, saat Bupati Purworejo Agus Bastian melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar ini, para pedagang meman-faatkannya untuk mengadu.

“Kami sudah saya sampaikan ke lurah pasar. Tetapi tidak mendapat respons,” kata Nasriyah salah se-orang pedagang di lantai dua.

Mereka juga meminta sikap tegas dari pengelola pasar untuk menertibkan para pedagang tersebut. Dampak langsung yang terlihat adalah kosongnya pedagang di bagian barat pasar.

“Jika terus dibiarkan, kami ya rugi. Kami ini resmi tapi tidak men-dapat perlindungan,” imbuh Nasriyah.

Dia berharap pemkab bersikap tegas. Salah satunya adalah memberikan tempat khusus bagi pedagang tidak resmi yang ada di trotoar dan tangga agar tidak meng-ganggu pedagang lama.

“Para buruh gen-dong juga merasakan dampaknya. Pembeli bisa saja beli tanpa turun dari kendaraan bermotor dan bisa dilayani pedagang di trotoar,” tambah Pariyah,55, pedagang sayur kangkung.

Bupati Agus Bastian berjanji segera me-nindaklanjuti pengaduan ini. Meskipun saat ini tengah berkonsentrasi pada pe-nanganan Pasar Baledono, pemkab tidak akan mengabaikan keberadaan pasar yang lain. (cr2/din/ong)