HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
LANGKAH STRATEGIS: Karyawan RSUD Wates Kulonprogo mengikuti presentasi dalam agenda survei Akreditasi Versi 2012 kemarin (31/5).
KULONPROGO -Dengan semangat budaya kerja, kualitas RSUD Wates harus terus lebih baik. Jika pelayanan sudah sesuai standar, otomatis mutu pelayanan akan meningkat. Sehingga, keselamatan pasien akan lebih terjamin.

Direktur RSUD Wates Lies Indriati menjelaskan itu saat mendampingi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) melakukan Survei Akreditasi Versi 2012, di RSUD Wates kemarin (31/5).

KARS dipimpin Dr Hanun Ernatyaswati MARS (bidang manajemen) didampingi Dr Rory Hartono Sp F, SH, MH (bidang medis), dan Nur Ariati S Kp M Kep (bidang keperawatan). Akreditasi ini merupakan langkah untuk meningkatkan budaya pelayanan baik rumah sakit negeri atau swasta.

Lies menjelaskan, dengan akreditasi diharapkan dapat meningkatkan mutu RSUD Wates secara paripurna. Selan-jutnya, menjadikan budaya kerja karya-wan di RSUD Wates semakin baik sesuai tugas masing masing.

“Pelayanan RSUD itu yang paling penting menuju ke-selamatan pasien. Bukan berarti harus hidup semua. Tetapi semua harus sesuai prosedur yang ada, diupayakan semak-simal mungkin,” jelasnya.

Hanun Ernatyaswati menuturkan, sesuai undang-undang, setiap rumah sakit wajib meningkatkan pelayanan mutu. Survei akreditasi dilaksanakan lembaga independen yang dibentuk KARS. Akreditasi dilakukan setiap tiga tahun sekali. Setelah proses akreditasi, setiap tahun dilakukan pemantauan yang disebut survei sertifikasi.

“Dalam rangka peningkatan mutu demi kese-lamatan pasien,” tutur Hanun.Survei dilakukan selama tiga hari.

Itu meliputi presentasi direktur rumah sakit tentang peningkatan mutu dan keselamatan pasien dan program MDGs, telaah dokumen, telusur.

Kemudian kla-rifikasi dan masukan kepada direktur rumah sakit, presentasi tentang pedoman praktik klinis, risk manajemen, insiden keselamatan pasien.

“Hari ketiga klari-fikasi dan masukan kepada direktur rumah sakit, wawancara pimpinan, dan penyusunan laporan,” tambahnya.

Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo menyampaikan, dari sisi kebijakan ko-mitmen pimpinan terhadap dukungan RSUD Wates tidak hanya dapat dukungan Pemkab Kulonprogo, namun juga dari Gubernur DIJ Sultan HB X. Karena itu, RSUD Wates ini akan dikembangkan juga menjadi unggulan DIJ.

“Karena akan ada bandara internasional, RSUD Wates juga akan menjadi rumah sakit kelas internasional,” katanya.

Sultan HB X bahkan langsung mem-bantu program perluasan dengan mem-berikan tambahan lahan seluas 4,4 hektare. Lahan tersebut untuk pem-bangunan berbagai fasilitas ke depan. (tom/din/ong)