MAGELANG–Gelaran Artos Beverages Competition 2016 mengajak puluhan bartender kategori profesional dan umum di Jawa Tengah dan Jogjakarta untuk “nakal”. Ya, karena kompetisi meracik minuman yang digelar di Atrium Utama Artos Mall Magelang, kemarin bertajuk The Mischief. Menurut Ketua Panitia Otnie Hanung, peserta yang kebanyakan berasal dari pekerja di restoran, hotel, dan sekolah memang diajak untuk lebih kreatif.

“Kami ingin tahun ini berbeda dari sebelumnya dengan mengusung tema The Mischief yang berarti nakal. Nakal dalam artian positif agar peserta berkreasi menyajikan minuman yang baru dan menggoda untuk dicicipi,” katanya, kemarin.

Kompetisi lebih menarik lagi, ketika para bartender profesional saat meracik minuman, sekaligus beratraksi jugling. Hal ini dilakukan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat luas bahwa profesi ini sangat menarik.

“Melalui kompetisi ini, kami ingin meningkatkan kualitas, kemampuan, dan prestise para bartender,” tuturnya.

Praktisi food and beverage, Harimurti menilai, kualitas para bartender dalam ajang tahunan ini semakin meningkat. Pria yang juga GM Grand Artos Hotel itu melihat para peserta sudah banyak yang ahli di bidangnya, dibanding tahun lalu. Penentuan juara berdasarkan nama dan kreativitas, pengetahuan, estetika visual, komposisi serta keseimbangan minuman, teknik, dan komersial.

“Saya pikir ini bagus, apalagi banyak peserta dari kalangan anak muda. Ini upaya regenerasi bartender yang baik untuk masa depan profesi ini. Sekaligus bisa mengembangkan profesi peracik minuman di Magelang dan sekitarnya,” tandasnya. (nia/dem/ong)