ZAKKI MUBAROK/RADAR JOGJA
KETERBUKAAN : Launching Pusat Pengelola In-for masi dan Dokumentasi (PPID) di pendopo KPU Kabupaten Bantul kemarin (1/6).
BANTUL – KPU Kabupaten Bantul berbenah. Itu ditandai dengan diluncurkannya Pusat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), kemarin (1/6). Fasilitas ini juga sebagai bukti bahwa salah satu lembaga penyelenggara pe-milu ini mengedepankan transparansi.

Ketua KPU kabupaten Bantul Johan Komara mengatakan, PPID menyajikan beragam infor-masi penting dan akurat terkait penyelengga-raan pemilu dari tahun ke tahun. Semuanya bisa diakses dengan mudah.

“PPID terintegrasi dengan website resmi KPU Bantul,” jelas Johan usai launching PPID di pendopo KPU Kabupaten Bantul kemarin (1/6).

Tidak hanya partai politik (parpol), warga biasa pun bisa mengakses PPID. Johan menga-kui selama ini yang sering mengakses layanan informasi di KPU memang didominasi parpol. Berbagai informasi yang diperoleh ini biasanya dijadikan acuan menghadapi pilkada, pileg, atau pilpres.

“Informasi online bisa diakses melalui website. Layanan Informasi offline di kantor,” ucapnya.

Menurut Johan, pembentukan PPID amanat KPU pusat. Itu sebagai salah satu bentuk ko-mitmen KPU turut mendukung keterbukaan informasi publik. Sebagaimana diatur dalam UU No 14/2008 tentang Keterbukaan Infor-masi Publik.

Asisten Bidang Pemerintahan pemkab Bantul Bambang Guritno menyatakan, perkembangan teknologi digital turut andil mempermudah keterbukaan informasi publik. Bagaimana pun juga, keterbukaan informasi publik harus di-barengi dengan sistem dan mekanisme yang mumpuni. “Juga didukung data yang valid,” tandasnya. (zam/din/ong)