BANTUL – Sudah menjadi kebiasaan, jam buka tempat hiburan malam bakal diatur ke-tika memasuki Ramadan. Hal itu juga berlaku di kabupaten Bantul. Selama Ramadan, jam buka tempat hiburan karaoke di pesisir selatan dibatasi.

“Jam operasinya mulai pukul 22.00 sampai dengan 24.00,” jelas Kasat Pol PP Ban-tul Hermawan Setiaji, kemarin (1/6).

Hermawan tidak menutup mata dengan status puluhan tempat hiburan karaoke yang tersebar di kawasan selatan Bantul. Se-muanya ilegal. Semu-anya pun bisa di tutup. Tak hanya dibatasi jam operasinya. Kendati demikian, pemkab tetap mengedepankan pendekatan persuasif.

“Makanya kalau nan-ti ada yang buka di luar jam ini, akan kami tutup paksa,” tegasnya.

Seperti halnya tempat hiburan karaoke, jam operasi panti pijat juga akan dibatasi. Menurut Hermawan, jam buka panti pijat mulai pukul 09.00 hingga pukul 17.00.

“Pembatasan jam ini diatur dengan surat edaran (SE) bupati,” tandasnya.

Demi menjalankan amanat SE ini, Satpol PP bakal rutin menggelar patroli di titik-titik ber-dirinya tempat hiburan karaoke sekaligus panti pijat.Bupati Bantul Suharsono menyatakan ingin menciptakan rasa sejuk saat Ramadan. Kon-disi itu bisa tercipta bila didorong seluruh ele-men masyarakat. “Nanti akan kami koordina-sikan dengan kepolisian,”janjinya.

Sejumlah pengelola tempat hiburan karaoke tidak keberatan dengan pembatasan jam ope-rasi yang diterapkan pemkab tersebut. Bagi mereka, yang penting tetap bisa mengais re-jeki selama Ramadan.

“Yang penting jangan diminta tutup total. Karena kami juga butuh makan,” tutur salah satu pengelola tempat hi-buran karaoke di kawasan Pantai Parangku-sumo. (zam/din/ong)