BUDI AGUNG/RADAR JOGJA
JEMPU BOLA: Seorang pedagang turun dari bus layanan setelah mendapatkan sosialisasi tentang KB di Pasar Krendetan, Kecamatan Bagelen, kemarin (1/5). Di bus ini akseptor KB juga bisa mendapatkan layanan pemasangan alat kontrasepsi.
PURWOREJO- Dalam rangka meningkatkan kepesertaan para pedagang dalam program Keluarga Berencana (KB), Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (BKBPM) Purworejo menggelar kegiatan Gerakan Pemberdayaan Keluarga Pas Sasaran (Gerebeg Pasar).

Kegiatan ini dilakukan dengan cara jemput bola. Yakni menjangkau langsung para calon akseptor KB. Khususnya para pedagang pasar. Strategi ini dipilih karena kesibukannya, para pedagang tidak bisa mendatangi pos-pos pelayanan KB.

Gerebeg Pasar ini salah satunya dilakukan di Pasar Krendetan, Bagelen, kemarin (1/5). BKBPM Purworejo memanfaatkan bus layanan dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Tidak hanya itu, di bus ini juga dilayani untuk pemasangan alat kontrasepsi. “Dengan mendatangi mereka, semua bisa terlayani tanpa mengganggu aktivitasnya,” kata Kepala BKBPM Purworejo Gentong Sumharjono.

Menurut Gentong, banyak manfaat yang diperoleh dengan menggelar Gerebeg Pasar ini. Salah satunya mengefektifkan program komunikasi informasi dan edukasi serta pelayanan KB. Penyampaian informasi itu diharapkan turut meningkatkan kesadaran dan keinginan masyarakat tentang KB. “Masyarakat sudah memiliki kesadaran ber-KB yang bagus, tapi harus ditingkatkan lagi. Untuk itu, mereka butuh sosialisasi atau kampanye tentang KB di semua lapisan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, para pedagang serta konsumen diberikan kesempatan untuk berkonsultasi tentang alat kontrasepsi yang cocok atau sesuai dengan keinginan calon aseptor. (udi/din/ong)