GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
JOGJA – Popularitas bakal calon (balon) wali kota Imam Priyono (IP) di kalangan menengah ke bawah tinggi. Buktinya, juru parkir (jukir) di Tempat Parkir Senopati mendeklarasikan dukungan kepada mantan Dirut PDAM Tirtamarta ini, kemarin (2/6).

Sekitar 30-an jukir, pengemudi becak motor, dan becak onthel ini berkumpul serta membentuk sebuah organisasi Aliansi Masyarakat Anti Nyeketan dan Nyatusan (AMAN). Mereka kompak untuk berjuang memenangkan IP sebagai AB 1 (Wali Kota Jogja).

Ketua Koperasi Paguyuban Parkir Senopati Hartono mengatakan, mereka mendukung IP tanpa ada embel-embel apa pun. Mereka mendukung IP karena melihat sosok kader PDI Perjuangan tersebut. “Pak IP benar-benar dekat dengan masyarakat kecil seperti kami ini. Pak IP adalah wakil dari kami,” jelasnya di sela deklarasi.

Kedekatan IP dengan masyarakat ekonomi menengah ke bawah ini, kata dia, merupakan cerminan dari warga masyarakat kecil. Apalagi, IP juga lahir dan besar dari keluarga biasa. Sama seperti mereka. “Juru parkir kompak mendukung Pak IP. Pak IP adalah kami,” katanya.

Koordinator AMAN Chaniago Iseda mengatakan, organisasi ini terdiri dari berbagai komunitas sebagai gerakan menolak politik uang atau money politic. Dia mengklaim selama ini getol memberikan pembelajaran politik dengan menolak serangan fajar, intimidasi, dan berbagai praktik kampanye yang tidak santun. “AMAN mendukung Imam Priyono,” akunya.

Saat ini, kepastian PDI Perjuangan untuk mengusung IP sebagai calon wali kota (cawali) belum jelas. Meski, dari informasi yang berkembang, DPP PDI Perjuangan getol menawarkan kader partai moncong putih itu kepada partai lain yang akan menjadi rekan koalisi.

“Kami masih menunggu rekomendasi resmi dari DPP,” jelas Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Kota Jogja Foki Ardianto.

Jika sudah ada rekomendasi tersebut, lanjut Foki, akan semakin menguatkan perjuangan masyarakat memenangkan IP. “Kami tetap optimistis, rekomendasi tetap jatuh ke tangan Pak IP. Karena sampai saat ini DPC hanya merekomendasikan ke DPP hanya satu nama, Imam Priyono,” katanya.

Dia menegaskan, keputusan DPP soal rekomendasi itu, diperkirakan pada akhir Juni nanti. Ini agar tim pemenangan bisa bergerak untuk merebut hati masyarakat di Pilwali 2017 mendatang. Di lain pihak, Ketua DPD Partai Golkar Kota Jogja Augusnur menegaskan, seluruh kader beringin di Kota Jogja sudah mulai bergerak untuk mendukung Haryadi Suyuti (HS). Ini karena DPD Partai Golkar Kota Jogja selama ini memang sudah mengambil keputusan mengusung HS. “Kami sudah usulkan ke DPP Partai Golkar. Tinggal, kami menunggu perkembangan selanjutnya soal rekomendasi dari DPP,” ujar politikus di Komisi A DPRD Kota Jogja. (eri/ila/ong)