GUNUNGKIDUL – Jalan mulus dan enak dilalui menjadi dambaan pengendara yang melintas di Gunungkidul. Guna mewujudkan hal tersebut, jalan desa di 50 lokasi seluruh kecamatan di Gunungkidul, dipercepat pembangunannya.

Selain itu, pembenahan jalan di Kota Wonosari juga dilakukan. Pengerjaan tersebut ditargetkan selesai sebelum lebaran 2016.

Kepala DPU Gunungkidul, Eddy Praptono mengatakan, pembangunan jalan antar-desa tersebut menelan anggaran Rp 9 miliar. Sedangkan perbaikan jalan dianggarkan Rp 1,5 miliar.

‘’Semua jalan antar-desa yang diperbaiki rata-rata panjangnya 500 meter,” kata Eddy kemarin (2/6).

Sesuai keputusan bupati, jalan antar-desa tersebut ditingkatkan statusnya menjadi jalan kabupaten. Peningkatan status tersebut memberikan kewenangan di tingkat kabupaten untuk melakukan perbaikan jalan.

Sedangkan sistem yang digunakan untuk memperbaiki jalan desa tersebut adalah sistem tunjukan, menyesuaikan nilai proyek. Adapun jenis aspal menggunakan sistem penetrasi dan melibatkan pemborong lokal.

Kepala Bidang Bina Marga DPU Gunungkidul, Jaka Lelana mengatakan, perbaikan jalan di Wonosari berupa penambalan jalan berlubang. ‘’Anggarannya diambil melalui perbaikan rutin,” kata Jaka. Jika pengerjaan jalan menggunakan aspal hotmix, dana bersumber dari Anggaran Infrastruktur Publik Daerah.

Pengerjaan trotoar jalan juga dilakukan di Wonosari. Trotoar dengan guiding block akan dibangun di Jalan Veteran, Brigjen Katamso, Taman Bakti, Satria, Ksatrian, dan Jalan Kolonel Sugiyono. (gun/iwa)