JOGJA-Tim hoki indoor DIJ masih harus berlatih keras jika ingin membawa pulang medali di ajang PON 2016 yang berlangs-ung September mendatang di Jawa Barat. Stamina dan kekom-pakan jadi evaluasi Pengda Fe-derasi Hockey Indonesia (FHI) DIJ usai melakukan uji coba Road to PON di Bandung akhir pekan lalu.

“Dari skor, jika dibanding hasil pra-PON memang kurang me-muaskan. Apalagi tim putra yang di Pra-PON sudah bisa jadi fina-lis,” kata Ketua Pengda FHI DIJ Kol (Purn) H RM Aning Sunindyo kepada Radar Jogja, kemarin (2/6).

Dikatakan, persiapan yang sangat mepet dan waktu istirahat yang kurang membuat para pe-main kehabisan stamina di per-jalanan. Semangat pemain, membuat Pengda FHI DIJ men-gupayakan berangkat dengan dana gotong royong agar pemain tetap bisa mengikuti uji coba. Tim putra yang masuk puslatda eguler juga berangkat dengan persiapan seadanya karena dana hibah belum cair.

Ujicoba yang berlangsung 28-29 Mei lalu diikuti oleh tim-tim yang berpotensi masuk empat besar PON 2016 mendatang. Yakni tim Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten. Hanya tim DKI yang absen.

“Tim sampai Bandung Sabtu subuh, dan paginya jam 9 harus sudah main. Di hari pertama permainan mereka jauh dari harapan, dan di hari kedua me-reka baru bisa menunjukan diri,” tuturnya
.Tim putra kalah melawan Jatim 0-3, dibekuk tim Jabar Malabar 0-6, imbang saat melawan Ban-ten 2-2 dan kembali bermain imbang melawan tim Jabar 2 3-3. Mampu menjadi finalis ajang Pra-Pon, hasil kemarin memang jauh dari memuaskan karena tidak pernah menang dan hanya bisa bermain imbang.

“Bagaimana pun hasilnya akan kami evaluasi, soal persiapan dan juga manajemen latihannya. Karena menurut saya, kami juga kurang sparing, jadi kurang padu antar atlet dan penampi-lannya tidak sebaik saat Pra-PON,” tuturnya.

Sementara di bagian putri, permainan tim sudah jauh lebih baik dari saat tampil di Pra PON lalu. Jika saat Pra PON mereka mengalami skor telak dari tim-tim tangguh, namun saat uji-coba mereka sudah bisa mengimbangi permainan. Saat di Pra PON kalah telak 1-10, namun diujicoba kemarin me-reka mencoba mengimbangi tim tangguh Jatim, tetapi masih ha-rus menerima kekalahan 0-4.

“Sebenarnya tim putri tidak mengecewakan, mereka bisa mengimbangi dan bisa unggul juga. Tapi karena ini uji coba jadi semua pemain harus di-mainkan. Jadi selanjutnya, kalau ingin menang, tinggal mem-buat strategi pergantian pemain,” jelasnya. (dya/dem/ong)