DWI AGUS/Radar Jogja

Bisa Dipakai Atlet, Rambut Tak Lagi Lepek dan Bau Apek

Hijab, selain penutup aurat juga dapat mempercantik diri. Di sisi lain tak bisa dipungkiri dengan cuaca panas, juga akan membuat penggunanya menjadi gerah. Hal ini ditangkap oleh sejumlah mahasiswa UGM dengan produk HiFresh.

DWI AGUS, Sleman
Tren penggunaan hijab selalu berkembang setiap tahunnya. Penutup aurat kaum perempuan ini selalu mengikuti tren terkini. Sehingga penggunaannya memiliki nilai fashion yang tinggi. Para desainer pun juga mulai merambah hijab sebagai media kreatif mereka.

Tak hanya dari segi keindahan estetika, kesehatan dan kenyaman juga perlu diperhatikan. Ini pula yang dilakukan lima mahasiswa UGM. Sebuah produk hijab dikembangkan secara khusus. Mengusung nama HiFresh, hijab ini lebih nyaman dan sejuk digunakan.

Mereka adalah Dila Rachma Aryaningrum, Muthi Roufah, dan Anisah Nur Masyitoh, mahasiswa Fakultas Farmasi serta Eris Sofyan Tri Saputra dan Omar M. Bintang dari Fakultas Teknik. Hasil kreatif ini pun menjadi opsi untuk tampil syariah dengan nyaman dan trendi.

“Keringat dan minyak berlebih akibat panasnya suhu udara tidak hanya menimbulkan gatal di area kepala, tetapi juga rambut menjadi lepek dan bau apek. Ini yang menjadi kepedulian kita untuk pemakai hijab, bahkan bisa dipakai oleh atlet,” kata Eris saat ditemui di Fortakgama UGM, kemarin (3/5).

Eris menjelaskan, HiFresh adalah inovasi pendingin dan penyegar kepala untuk wanita pengguna hijab. Kain yang digunakan berjenis spandex yang mampu mendinginkan kepala. Ditambah gel berupa super absorbent polyakrilate yang dapat menyuplai air pendingin untuk diuapkan.

Bahan spandex sendiri terkenal nyaman karena kelenturannya. Kontur dari kain ini dapat menyesuaikan kontur kepala si pemakai. Tetap nyaman meski sering beraktivitas. Begitu pula gel yang memiliki fungsi mendinginkan saat dipakai di kepala.

Sementara untuk kesehatan, Eris dan timnya juga menyertakan bahan-bahan herbal. Tujuannya untuk memberikan efek terapi antikuman dan memberi rasa sejuk serta segar alami. Desain dari HiFresh berupa headband, sehingga praktis dan mudah untuk digunakan.

“Sangat membantu karena mudah untuk digunakan, bahkan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Dapat digunakan oleh semua kalangan, tanpa merasa kegerahan dan dapat berhijab dengan rapi,” jelasnya.

Terciptanya produk ini sendiri berdasarkan riset yang dilakukan tim. Terutama para pengguna hijab yang kerap kegerahan. Melalui beberapa percobaan, hingga akhirnya tercipta produk akhir dari penelitian ini.

Seperti atlet yang memang sangat aktif bergerak dalam aktivitas. Terkadang saat keringat berlebih akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Eris dan timnya sering melihat atlet selalu berkucuran keringat. Alhasil terkadang turut mengurangi konsentrasi karena gerah.

“Jadi berawal dari pengalaman teman kita yang pemakai hijab, hingga atlet. Responsnya juga bagus saat kami luncurkan HiFresh,” katanya.

Meski merupakan bagian dari tugas perkuliahan, produk ini telah dikomersilkan. Terbukti produk ini sudah bisa ditemui di situs belanja online. Eris menjelaskan gel dalam produk ini pun juga bisa diisi ulang.

“Penggunaan produk ini diharapkan dapat mengurangi keluhan kegerahan dan masalah kulit kepala lainnya. Sehingga dapat meningkatkan produktivitas penggunanya dalam aktivitas sehari-hari,” jelasnya. (laz)