Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja
JOGJA – Penataan Malioboro terus berlanjut. Beberapa fasilitas baru pun akan disiapkan untuk menambah nyaman wisatawan. Salah satunya fasilitas air siap minum di salah satu ikon pariwisata Kota Jogja itu.

Tapi ada kendala, fasilitas itu tak bisa dinikmati wisatawan saat libur Lebaran mendatang. Penyebabnya, saat ini pembangunan fisik di sisi timur Malioboro tahap pertama, dari depan Hotel Inna Garuda sampai pertigaan Jalan Perwakilan, tidak sesuai harapan.

“Seharusnya pengembang bisa menyelesaikan fisik sampai Jalan Perwakilan. Ini agar saat Lebaran mendatang wisatawan sudah bisa menikmati fasilitas baru di sana,” ujar Wali Kota Haryadi Suyuti kemarin (3/6).

HS, sapaannya, menjelaskan, sesuai kesepakatan, pengembang akan menyelesaikan per bagian. Mereka bersedia untuk merampungkan tahap pertama itu. “Apalagi PKL juga sudah bersedia libur. Ada juga yang pindah tempat,” katanya.

Pengorbanan dari PKL itu, seharusnya bisa ditangkap pengembang. Mereka harus bisa dengan menyelesaikan pembangunan di tahap pertama tersebut. “Ini kan juga bagian dari promosi pariwisata,” jelasnya.

Saat ini masih dalam proses penggantian lantai dengan teraso modern. Itu sudah berjalan, mulai depan Hotel Inna Garuda sampai depan kantor Dinas Pariwisata DIJ. Kemudian akan berlanjut hingga depan kantor DPRD DIJ.

Demi menambah kenyamanan, PDAM Tirtamarta Jogja akan menyediakan beberapa keran air siap minum di sepanjang Malioboro. “Tahap awal tahun ini ada tiga titik yang akan dipasang fasilitas itu,” kata Direktur Bidang Utama PDAM Tirtamarta Dwi Agus.

Agus mengatakan, tiga titik itu semuanya di sisi timur Jalan Malioboro. Yaitu di kantor DPRD DIJ, depan kantor gubernur DIJ, dan depan Pasar Beringharjo. Perangkat ketiga keran air siap minum itu menghabiskan anggaran sekitar Rp 150 juta.

Ia mengatakan, saat ini PDAM sudah bekerjasama dengan kontraktor proyek penataan sisi timur Malioboro untuk memasang pipa saluran air siap minum di bawah tanah, kemudian dialirkan melalui keran. “Siapa pun pengunjung Malioboro bisa minum dari keran gratis,” ujarnya.

Setiawan menjamin air siap minum yang disediakannya higienis karena sudah melalui uji laboratorium dan sertifikasi Dinas Kesehatan. Keran air siap minum serupa juga sudah dipasang di kawasan Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY) dan di kantor PDAM Tirtamarta. (eri/laz/ong)