BANTUL – Persiba Bantul lagi-lagi tidak beruntung saat menjalani laga tandang. Tim berjuluk Laskar Sultan Agung harus kecolongan gol pada menit akhir. Tuan rumah Martapura FC membobol gawang Persiba yang dikawal Puthut Jati pada menit ke-89 melalui strikernya, Aidil Bogel. “Kalau melihat hasil, kami kalah. Tetapi kami bermain bagus dan penon-ton tuan rumah memberikan standing ovation kepada kami,” kata Manajer Persiba Endro Sulastomo, kemarin.

Tuan rumah sempat mendapat ha-diah penalti pada menit menit 78. Setelah Sarjono dianggap melakukan handsball di kotak penalti.

Pemain Persiba melakukan protes hingga pertandingan sempat terhenti sela-ma7-8 menit. Sikap sportif akhirnya ditunjukkan Laskar Sultan Agung yang mau melanjutkan pertandingan dan hal itu mendapat aplaus penonton.Tendangan penalti Martapura mampu dimentahkan Puthut Jati. Sayang pada menit 89, Aidil Bogel mampu menjebol gawang Puthut. Skor menjadi 1-0 untuk tuan rumah.

Menariknya, saat pemain Mar-tapura melakukan selebrasi gol, suporter tuan rumah justru melem-pari para pemain dengan botol minuman. Hingga terjadi keribu-tan antara suporter dan pemain. Parahnya lagi, perangkat pertandingan tidak memberikan tam-bahan waktu pada babak kedua. Padahal, pertandingan sempat terhenti selama 7-8 menit. Kepu-tusan tersebut sangat merugikan Persiba. Hingga peluit dibunyikan, skor tidak berubah. Martapura menang dengan skor 1-0. Persiba lagi-lagi mendapatkan standing ovation dari suporter tuan rumah.

“Kami dirugikan perangkat pertandingan. Ini kasus kedua setelah sebelumnya menimpa Madiun Putra,” ujar Endro.Ya, pada pertandingan kandang Martapura sebelumnya, saat menjamu Madiun Putra, perang-kat pertandingan juga tidak be-cus dalam memimpin laga.

Kala itu, wasit menganulir gol penyeimbang Madiun Putra di menit akhir, hingga menyebab-kan kekalahan bagi Madiun Putra. Hal itulah yang membuat supor-ter tuan rumah berang di pertan-dingan kemarin. (cr4/dem/ong)