SLEMAN – PSS Sleman sukses mencapai target sebelum jeda Ramadan dan Lebaran. Tim berjuluk Green Squad nyaman di posisi dua klasemen sementara dengan raihan 10 poin dari lima pertandingan. Dua poin di bawah pempimpin klasemen Martapura FC.

Dari lima pertandingan yang sudah dijalani, PSS Sleman berhasil menang tiga kali, seri satu kali, dan kalah sekali. Dari tiga kemenangan PSS Sleman dua di antaranya hasil laga kandang dan sekali menang di tandang melawan PSBI Blitar di laga perdana Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B. Kekalahan terjadi saat bertandang di markas Persinga Ngawi.

“Kami menargetkan satu poin tiap laga tandang. Setelah tiga laga tandang, kami meraih empat poin. Jadi kami punya satu poin tabungan,” ujar pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro.

Meski menargetkan satu poin setiap tandang. Seto tetap meminta anak asuhnya untuk selalu meraih kemenangan. Seperti yang sudah mereka lakukan saat bertandang ke Blitar. Dengan demikian peluang lolos ke babak selanjutnya akan terbuka.

Evaluasi akan dilakukan setelah menjalani lima laga. Penampilan anak-anak Sleman dinilai belum menunjukkan permainan yang impresif. Penampilan Busari dkk dianggap belum stabil.

PSS Sleman berhasil menang di dua laga awal melawan PSBI Blitar dan PS Mojokerto Putra dengan penampilan yang impresif. Namun tren tersebut terhenti di kaki Persinga Ngawi. Koordinasi yang tidak rapi di lini belakang membuat Waluyo dkk kebobolan dua gol dan mengakhiri pertandingan dengan kekalahan.

Laga selanjutnya, menjamu Persiba Bantul dengan bertajuk Derby DIJ ternyata tidak membuat penampilan PSS Sleman membaik. Saat itu, PSS Sleman menang 2-1 atas Persiba. Namun performanya di bawah performa terbaiknya. PSS harus menunggu jelang pertandingan berakhir untuk memastikan kemenangan.

Jeda dua minggu pasca derby juga belum berarti banyak bagi Green Squad. Di pertandingan kemarin melawan Madiun Putra, PSS Sleman gagal menceploskan bola ke gawang lawan. Meski akhirnya mereka berhasil membawa pulang satu angka.

Seto akan memanfaatkan jeda Ramadan untuk mengevaluasi finishing touch dan stamina anak asuhnya. “Kami akan lebih memantapkan fisik dan psikis tim di bulan puasa ini,” katanya. (cr4/din/ong)