Dokumentasi Pengda PDBI DIJ
NYOLONG-NYOLONG: Tim Drum Band DIJ yang akan terjun di PON 2016, harus pandai mencari tempat luas yang kosong kegiatan, untuk latihan.
JOGJA-Tim drum band DIJ berhasil lolos ke PON 2016 dengan merebut dua medali perak dari nomor LKKB putra dengan jarak 4 km dan LBB campuran 600 m. Dari hasil tersebut, tim berjumlah 22 atlet ini masuk pemusatan latihan daerah (Puslatda) Reguler. Dijelaskan Wakil Ketua Pengda PDBI DIJ Nolik Maryono, pada penyelenggaraan PON sebelumnya, mereka berhasil lolos dengan status mandiri. Tapi status tersebut dianggap masih berat untuk pendanaannya, sehingga pada PON lalu, tim drum band terpaksa mengundurkan diri dari keikutsertaan.

“Kali ini kami siap. Meski persiapan kami benar-benar harus nyolong-nyolong tempat kosong agar bisa dipakai untuk berlatih,” katanya, kemarin (7/6).

Dikatakan, tempat berlatih memang jadi kendala terbesar mereka yang memiliki atlet cukup banyak. Apalagi, dana puslatda belum juga kunjung cair. Padahal dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk menyewa tempat berlatih.

“Bulan pertama masih bisa kami tanggung sendiri, tapi terlalu besar. Hingga masuk bulan ketiga ini kami cari-cari celah untuk tetap bisa latihan,” ujarnya.

Selama Ramadan, masalah tempat berlatih sudah bisa teratasi. Hasil koordinasi dengan Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIJ, pihaknya bisa menggunakan GOR Amongrogo untuk berlatih. Karena selama Ramadan, GOR tidak digunakan untuk event olahraga.

Ditambahkan, untuk proses entry by name semua berkas sudah beres, sesuai dengan yang terdaftar di PB PON yakni 29 orang terdiri dari 22 atlet, manajer tim, dan ofisial. Lomba dijadwalkan akan berlangsung pada 14- 24 September 2016. Karena jadwal lebih dulu sebelum acara pembukaan, yang berlangsung tanggal 17 September, maka tim drum band DIJ akan berangkat lebih dahulu.

“Kami rencananya akan berangkat tanggal 10 September menggunakan bus. Karena juga akan mengangkut peralatan musik yang akan kami gunakan,” ungkapnya.

Dari 10 nomor yang akan dipertandingkan, mereka siap mengikuti semua nomor. Kesepuluh nomor yang akan dilombakan pada PON kali ini, terdiri dari, LBJP putra, LBJP putri, LBJP campuran 800 m, LBJP campuran 600 m, LKKB putra, LKKB putri, LKKB campuran 2 km, LKKB campuran 4 km, LBB dan LUG. Lomba menggunakan tiga lokasi penyelenggaraan yakni Stadion Pakansari, area Kompleks Stadion Pakarsari, dan Gedung Kesenian Bogor.

“Sistemnya seperti dasa lomba, jadi satu tim harus main di sepuluh nomor itu. Kami coba maksimalkan di nomor LKKB putra dan LBB campuran. Karena dari dua nomor itu kami bisa raih perak. Sambil jalan dan mengamati kekuatan daerah lain, kami juga akan coba di nomor lain,” tandasnya.(dya/dem/ong)