PURWOREJO-Jumlah kasus HIV/AIDS di Purworejo terus naik. Peningkatan kasus ini salah satunya akibat migrasi. Yakni, seseorang yang terkena kasus di daerah lain memilih pulang ke Purworejo kala sakit.

Data dari RSUD Dr Tjitrowardojo menunjukkan, selama 2015 ada 32 kasus. Para penderita rata-rata berusia di usia produktif. “Jumlah penderita yang terdata hingga Mei 2016 ini sudah 26 kasus,” tambah kata Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Purworejo Thohari saat tatap muka jajaran anggota DPRD dengan Bupati Purworejo Agus di gedung DPRD kemarin (7/6).

Ditambahkannya, kemungkinan besar angkanya akan meningkat dan menyalip jumlah di tahun sebelumnya. Dia juga mengakuitren peningkatan ini terjadi di wilayah Purworejo dan Wonosobo.

Dia mensinyalir jika angka sebenarnya di lapangan akan lebih besar dibanding data yang ada. Keenganan masyarakat dan rasa malu dicap sebagai pengidap HIV/AIDS menjadikan seseorang enggan melaporkan.

Bupati Purworejo Agus Bastian dampak dari perkembangan informasi teknologi memang membawa hal yang positif dan negatif. “HIV/AIDS ini menjadi salah satu bentuk negatifnya. Memang ini menjadi permasalahan kita bersama dan perlu langkah bersama,” katanya. (udi/din/ong)