KULON PROGO–Ketua Umum KONI DIJ GBPH Prabukusumo didampingi jajaran pengurus bertemu langsung Bupati Kulonprogo dr Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) terkait dengan pembiayaan atlet pemusatan latihan daerah (Puslatda) mandiri. Tercatat ada 6 atlet dan 1 pelatih Puslatda Mandiri yang berasal dari Kulonprogo.

“Kami meminta kepada Bupati dan KONI darrah untuk ikut berkontribusi membiayai atlet mandiri, karena KONI DIJ hanya mampu memberi subsidi 50 persennya saja,”ujar Gusti Prabu di Kantor Bupati Kulon Progo, Selasa (7/6).

Dikatakan, estimasi biaya yang harus dibayarkan untuk 6 atlet dan 1 pelatih yakni sebesar Rp 38 juta. Mereka terdiri dari 1 atlet gulat atas nama Thesar R Fendhi, 1 atlet biliar atas nama Agus Budiarto, 2 atlet dayung yakni Rochmad Nurcholis dan Ilham Nurrohman, 2 atlet polo air yakni Bota Muhammad Akbar dan Ricky Yahya serta 1 pelatih anggar atas nama Krisnawan Indrianto.

Bupati Kulon Progo dr Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk mencari solusi pendanaan atlet mandiri dan akan segera berkoordinasi dengan KONI DIJ. Pembayaran kontribusi atlet mandiri harus dilakukan pada 10-13 Juni 2016.

“Dengan tersisa beberapa hari, kami tidak optimis jika dengan mengajukan ABT. Kami coba upaya lain dengan CSR atau cari sponsor. Kami ingin atlet Kulon Progo juga memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi,”ujarnya.(dya/ong)