PRIMA ARTHA FOR RADAR JOGJA
RESMI : Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun (duduk) didampingi R. Agus Cholik (kiri) menandatangani prasasti kantor baru KSPPS Prima Artha Cabang Seyegan beberapa waktu lalu.
SLEMAN – Nasabah Koperasi Simpang Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Prima Artha yang berdomisili di Kecamatan Seyegan dan sekitarnya bisa berlega hati. Setelah melalui proses renovasi beberapa waktu, akhirnya para nasabah Prima Artha bisa mendapatkan layanan lebih maksimal. Sebab, akhir pekan kemarin gedung baru kantor KSPPS Prima Artha secara resmi dibuka. Pembukaan kantor ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun.

Hadir dalam pembukaan kantor baru ini, anggota DPRD Kabupaten Sleman, perwakilan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Sleman, para nasabah dan masyarakat umum.

Pengurus KSPPS Prima Artha R. Agus Cholik mengungkapkan, pembangunan kantor baru ini merupakan komitmen manajemen dalam rangka meningkatkan layanan kepada para nasabah. Diharapan dengan kantor baru, nasabah lebih nyaman dalam bertransaksi. “Kantornya lebih besar dan luas. Semoga lebih nyaman,” harap Agus.

Selain itu, pembangunan kantor baru ini juga untuk meningkatkan performa dari Prima Artha sebagai lembaga keuangan berbasis syariah. “Dengan semakin besarnya transaksi di sini maka kami tingkatkan sarana dan prasarananya. Semoga bisa menambah layanan kami,” paparnya.

Muslimatun mengaku gembira dengan telah beroperasinya kantor baru Prima Artha ini. Diharapkan, dengan adanya kantor baru bisa meningkatkan layanan Prima Artha kepada nasabahnya. “Semoga Prima Artha semakin berkembang,” harapnya.

Diungkapkan Muslimatun, pemerintah kabupaten Sleman sangat mendukung perkembangan dan keberadaan KSPPS. Sebab, sebagai salah satu lembaga keuangan syariah, keberadaan KSPPS mampu mendukung pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Sleman.

“Lembaga ini mampu menjadi alternative bagi unit usaha kecil, mikro dan menengan untuk urusan permodalan. Makanya keberadaannya sangat di-support untuk Pemkab Sleman,” tandasnya.

Acara ditutup dengan pengajian oleh KH Qosim Mustofa dari Magelang yang sebelumnya diisi dengan pembacaan simutdduror oleh Habib Umar bin Ahmad Bafaqih dari Banyumas. (sce/sam/ila/ong)