KULONPROGO-Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Jogjakarta memprediksi, gelombang tinggi masih akan terjadi beberapa hari kedepan.

Gelombang tinggi terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara antara bagian utara dan selatan sehingga kecepatan angin meningkat.

“Seperti fenomena rob di wilayah pantai utara dipengaruhi kondisi aktifitas bulan. Posisi bulan bumi dan matahari segaris akibatnya permukaan air laut juga naikn,” kata Prakirawan BMKG Jogja, Indah Retno Wulan, kemarin (8/6).

Dijelaskan, gelombang tinggi mencapai 6-7 meter, dan masih akan terjadi enam hari kedepan. Peralihan musim penghujan menuju kemarau biasanya memang tinggi.

“Sebetulnya fenomena ini sudah biasa terjadi, namun untuk daeerah wisata pantai yang paling merasakan dampaknya, karena menyebabkan kerugian material,” jelasnya.

Ditambahkan, untuk kecepatan angin saat ini mencapai 38- 40 km/jam atau 20 knot. Imbauan diberikan kepada para nelayan dan wisatawan.

“Mereka diimbau memperhatikan peringatan dari instansi yang sudah kami berikan informasi cuaca seperti BPBD, SAR dan instansi lain yang terkait,” imbuhnya. (tom/ong)