Hendri Utomo/Radar Jogja Online
Warga mengabadikan fenomena gelombang tinggi yang menghancurkan muara sungai Bogowonto.
KULONPROGO-Muara Sungai Bogowonto atau Congot di Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo terbelah menjadi dua akibat hempasan gelombang tinggi.

Asmono, 50, warga Jangkaran, mengungkapkan, pintu muara terbagi menjadi dua sejak tadi malam.

“Kemarin (8/6) sore masih belum, mulai tadi malam, sekitar jam 19.00 air naik, dan air laut masuk lewat sisi timur jeti, sehingga ada dua pintu muara saat ini,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi ini masih akan terus terjadi, dan puncak pasang akan terjadi sekitar pukul 10.00 hingga 11.00.

“Saya sudah dari kecil main disini, kalau dulu ini namanya blabur (sekarang tsunami). Otomatis saya tidak bisa cari ikan, saya bisa apa saja mas, menJala, menjaring dan memancing,” ujarnya.

Pantauan Radar Jogja, kerusakan pintu muara justru menjadi daya tarik sebagian warga. Mereka berdatangan untuk mengabadikan fenomena gelombang tinggi merusak bangunan di bibir pantai.

Sementara aktifitas nelayan di pantai Congot praktis lumpuh. Nelayan meminggirkan perahu lebih jauh ke daratan agar tidak rusak diamuk gelombang. (tom/ong)