SLEMAN – Pemilik bungkusan misterius yang sebelumnya dise-butkan berisi ganja, keberatan dengan pemberitaan beberapa media. Saat itu disebutkan bahwa paket yang akan dikirim ke Jakarta itu berisi ganja. Padahal menurut-nya isi paket yang dibungkus plas-tik hitam itu hanya daun insulin.

“Iya tadi (kemarin,red) dibuka disaksikan Pak Kasat langsung. Ya ada keberatan, tapi diklarifi-kasi saja. Kemarin ada yang bilang ganja, padahal itu insulin,” ujar pemilik toko online anherbal yang tidak mau disebut namanya saat dihubungi Radar Jogja, Rabu (8/6).

Selain karena merasa dirugikan akibat kejadian itu, dia juga me-rasa kasihan dengan konsumen-nya. Sebab konsumennya tidak tahu apa-apa namun namanya disebutkan di berita.

“Konsumen atau pembeli yang kasihan, kalau terekspos namanya,” ujarnya.

Kasat Resnarkoba Polres Sleman AKP Rony Are Setia menyebutkan, dari pemeriksaan pemilik barang disebutkan paketan tersebut adalah daun insulin. “Saat kami tanyakan, pengirim paket mengaku jika daun itu biasa digunakan sebagai obat herbal penyakit diabetes yang akan dikirim ke konsumen,” ujarnya.

Selanjutnya, barang tersebut akan dibawa ke laboratorium agar lebih memastikan. “Barang bukti telah kami bawa ke laboratorium untuk diperiksa. Tinggal menunggu ha-silnya,” ungkapnya. (riz/din/ong)