Hendri Utomo/Radar Jogja Online
Sejumlah anggota polisi melarang warga mendekat sekitar muara sungai Bogowonto, Congot, Kulon Progo
KULONPROGO-Animo masyarakat menyaksikan fenomena gelombang pasang cukup tinggi. Mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, polisi coba menghalau warga untuk menjauh dari pintu muara Bogowonto atau Congot, Desa Jangkaran, Temon, kemarin (9/6).

“Kita berikan imbauan secara lisan, kita akan terus pantau mulai dari Glagah hingga Congot setiap hari sampai kondisi laut membaik. Hari ini ada 10 anggota dari Polsek Temon yang diterjunkan ke lapangan,” ucap Kanit Binmas Polsek Temon Iptu Darusman.

Dijelaskan, fenomena gelombang tinggi memang. baru kali pertama ini terjadi, artinya sampai pihak kepolisan turun. Selain nengingatkan warga agar tidak mendekat dari titik terdekat dari gelombang pasang, polisi juga antisipasi kriminalitas.

“Karena juga banyak warga datang berkunjung, parkir motor sembarangan,” jelasnya.

Sementara ini, kerusakan fisik akibat gelombang tinggi di pantai congot, antara lain talut pancang (susunan batu) di sisi timur muara.

Tiga warung di pinggir pantai (3 unit) rusak ringan, grend belt (pohon cemara udang) dan gasebo terancam, dua perahu nelayan rusak ringan. (tom)