SLEMAN – Pengumuman kelulusan jenjang SD dan SMP sederajat dilakukan serentak pada hari ini (11/6). Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sleman telah meminta kepada sekolah melarang perayaan kelulusan di jalanan.

Kepala Disdikpora Sleman Arif Haryono menyatakan, agar setiap sekolah menyerahkan laporan kelulusan melalui pengiriman ke rumah masing-masing siswa. Ini dilakukan untuk menghindari perayaan di luar sekolah.

“Kami telah menyampaikan langsung ke sekolah, melalui masing-masing sekolah dalam rapat dengan kepala sekolah beberapa waktu lalu,” jelas Arif dihubungi kemarin (10/6).

Selain dengan cara mengirimkan laporan ke rumah, sekolah juga bisa mengundang wali murid ke sekolah untuk mengambil hasil. Hari ini, pengumuman disampaikan serentak pukul 10.00 WIB.

Disdikporan jelasnya, telah meminta kepada sekolah untuk mengendalikan siswa saat kelulusan. Tindakan konvoi dan aksi corat-coret tidak dibenarkan karena akan mengganggu ketertiban.

Sementara itu dihubungi terpisah, Kepala Sekolah SMPN 3 Tempel Lilik Mardiningsing menjelaskan di sekolahnya, pengumuman kelulusan diselenggarakan di Balai Desa Pondokrejo Tempel. Murid diundang untuk mengikuti wisuda dengan busana daerah.

“Kami mengadakan kegiatan seperti ini guna menghindari tindakan corat-coret serta konvoi kendaraan di jalan,” jelasnya.

Dia menjelaskan, pengumuman dengan menggunakan pakaian khas daerah sudah dilakukan sejak 2011. Orang tua dan siswa diundang bersama untuk merayakan kelulusan.

Bahkan, jelasnya, pihak sekolah pun berkoordinasi dengan Polsek Tempel, untuk mengantisipasi hal-hal negatif. “Yang kedapatan konvoi akan ditindak,” jelasnya. (bhn/ong)