GUNAWAN/RADAR JOGJA
MEMANTAU: Petugas SAR Gunungkidul memantau tingginya gelombang di pinggir Pantai Sepanjang, kemarin (9/6).
GUNUNGKIDUL-Di Pantai Selatan Gunungkidul. Selain merusak bangunan, deburan ombak juga mengakibatkan abrasi. Demi keamanan, warga maupun wisatawan diminta menjauh. Pantauan Radar Jogja, kemarin siang (9/7) pukul 11.30 di Pantai Sepanjang, Kemadang, Tanjung-sari puluhan warung makan berdekatan dengan bibir pantai sebagian besar rusak tergerus abrasi. Tim SAR yang tengah berjaga bergegas meng evakuasi harta benda milik pedagang.

Warga dan personel SAR Linmas melakukan evakuasi gazebo dan barang-barang. Padahal ge-lombang semakin mem-besar. Untuk evakuasi warung bukan perkara mudah, karena sampai sekitar pukul 12.00 gelombang masih cukup tinggi. Di lokasi berbeda, gelombang juga menghantam Pantai Slili, Sidoharjo, Tepus. Gelombang tinggi terpantau naik sejak malam hari. Puncaknya, sekitar pukul 10.00, gulungan ombang besar datang dan menghantam pohon dan gazebo. Akibatnya, pohon tumbang dan akses jalan sepanjang pantai putus.

Sekertaris SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan, gelombang tinggi masih sekitar 5,5 sampai 5,8 meter. Untuk kemarin kerusakan paling parah dialami Pantai Sepanjang. Untuk membantu masyarakat, pihaknya mener-junkan seluruh personel untuk membantu warga. Koordinator SAR Satlinmas Korwil II Marjono menambah-kan, di awal 2000 kawasan se-panjang pantai penuh dengan tanaman pandan. Namun, seiring dengan perkembangan dunia pariwisata, tanaman penahan abrasi itu berubah menjadi bangunan lapak rumah makan. “Jadinya kan bangunan mende-kati gelombang,” kata Marjono.

Menurut Marjono, seharusnya tanaman dipinggir laut itu tetap terjaga, tetapi pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena mengingatkan saja belum cukup didengar. Kalau sudah demikian, pihaknya hanya dapat mem-berikan informasi bahaya jika gelombang datang.Ketua Pokdarwis Pantai Sepanjang Prio Subiyo tidak menampik hilangnya tanaman pandan di wilayahnya. Dengan adanya musibah gelombang tinggi ini pihaknya berharap, semua mengambil hikmah.

“Kami sudah berbicara kepada pedagang berkaitan dengan rencana pemindahan lokasi bangu-nan pedagang,” kata Prio Saubiyo.Di bagian lain, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan, bencana tahunan gelombang tinggi hedaknya di-sikapi bersama. Harus dicarikan solusi bersama supaya persoalan serupa tidak terulang tahun depan.(tom/gun/udi/ila/ong)