KULONPROGO-Masalah parkir kendaraan di Alun- Alun Wates yang menjadi kewenangan dinas perhubungan (dishub) menuai sorotan. Komisi I dan II DPRD Kulonprogo bahkan telah mengundang dinas perhubungan dan dinas pariwisata untuk membahasnya Rabu (8/6).

Rapat dihadiri seluruh anggota komisi termasuk Ketua Komisi II Muhtarom Asrori dan Ketua Komisi I Suharta.Menurut Muhtarom, pihaknya banyak menerima keluhan persoalan parkir tersebut, baik dari anggota masyarakat maupun pihak lain. “Keluhan mulai dari besaran uang parkir hingga pelajar yang akan olahraga juga dikenai parkir,” kata Muhtarom.

Sebagai ruang publik, Alun-Alun Wates memang banyak digunakan siswa sekolah mulai SD hingga SLTA. Termasuk juga masyarakat umum yang ingin melepas penat dan mencari hiburan atau bersantai. “Kami juga perlu tahu landasan proses lelang petugas parkir. Terutama besaran nilai lelang yang dipakai,” kata Muhtarom.

Anggota Komisi II DPRD Kulonprogo Aji Pangaribowo menambahkan, sebelum penentuan besaran nilai lelang seharusnya dibuat kajian potensi pendapatannya terlebih dahulu. Dan sejauh ini belum ada kajian potensi nilai perblok. Yang ada baru kajian potensi pemasukan parkir se Kulonprogo.

“Pemda harus membuat kajian besaran potensi pemasukan parkir perblok dulu, baru kemudian dilakukan lelang. Sebagai estimasi mestinya kelayakan pemenang lelang sekitar 75 persen dari nilai potensi,”tambahnya.

Ditegaskan, penentuan pemenang lelang juga tidak boleh asal melihat siapa penawar yang sanggup setor paling besar. Lelang barang rongsok-pun harus ada kajian perkiraan harga minimalnya. “Kalau belum ada hasil kajian potensi, kemudian berani menetapkan pemenang lelang, kami khawatir dinas perhubungan bisa dinilai bersalah berkaitan hukum,” tegasnya.

Anggota Komisi I DPD Kulonprogo Suharmanta menambahkan, transparansi tarif parkir juga harus diperhatikan. Sebab, selama ini masyarakat kurang paham berapa tarip parkir sebenarnya berdasarkan Perda. “Kami minta papan informasi tarip parkir diperbanyak. Sehingga masyarakat tahu betul kuwajiban membayar parki,” jelasnya.

Informasi yang kami dapat parkir di sekitar alun Menurut informasi, tarif parkir di sekitar ALun-Alun Wates bervariasi. Ada yang mematok Rp 2.000 hingga Rp 3.000 untuk sepeda motor. Nilai lebih besar ditujukan untuk mobil.

Kepala Dinas Perhubungan Kulonprogo Nugroho menyatakan, evaluasi terhadap kebijakan dan pelaksanaan parkir di Kulonprogo segera dilakukan. “Salah satunya dengan melakukan kontrol pelaksanaan parkir di lapangan,” ucapnya. (tom/din/ong)