MUNGKID – Terungkapnya kasus pelecehan seksual di wilayah Kabu-paten Magelang makin mendapat perhatian masyarakat. Sejumlah pihak mendesak kepolisian segera menang-kap tersangka, Man, 37, yang tak lain tetangga para korban.Pihak keluarga korban meminta po-lisi menjerat pelaku sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Sebagaimana diberitakan, kasus pe-lecehan seksual menimpa beberapa korban di bawah umur. Hal itu terung-kap saat salah seorang korban yang duduk di bangku SMA berkomunikasi dengan sesama korban lain. Kasus ter-sebut pun tersebar ke publik hingga terdengar oleh para orang tua korban.

Salah satu orang tua korban lantas melaporkan perkara tersebut ke Polsek Tempuran. Namun, terduga pelaku lebih dulu kabur sebelum polisi menciduknya.Berdasarkan pengakuan salah seorang korban, tersangka memaksa para korban untuk oral seks. Pelaku lantas meminum sperma yang keluar dari alat kemaluan korban.

“Saya merasa aneh mendengar pengakuan itu (pelaku meminum sperma). Mungkin untuk ilmu hitam. Apalagi hal itu dilakukan setelah korban disunat,” ujar sumber Radar Jogja, salah satu orang tua korban yang enggan namanya di-korankan kemarin (9/6).

Menurut sumber tersebut, korban cukup terpukul dengan kejadian itu. Bocah yang kini duduk di bangku SD itu jadi pemurung. Dia juga enggan bermain dengan taman sebanyanya di kampung. “Pelaku melakukan amoral ke anak-anak sejak lima tahun silam. Dia memang suka dengan anak-anak dan jarang srawung dengan orang de-wasa,” lanjutnya.(ady/yog/c1)