SLEMAN – Nasib nahas menimpa Agus Riyanto, 30, warga Blanterejo, Sukorejo, Musuk, Boyolali. Ia yang kepergok mencuri, gagal membawa lari helm dan laptop korbanya.

Saat kabur, motor pelaku menabrak mobil dan terjatuh. Sontak dia jadi bulan-bulanan warga yang geram Sabtu (11/6) siang.

Kejadian di Jalan Kaliurang Km 6,8, tepatnya di daerah Kentungan, Sleman, itu tentu saja menjadi perhatian masyarakat. Warga yang kesal dengan ulah pelaku, sesekali menghadiahi bogem mentah kepadanya yang mengelak melakukan pencurian.Ia bahkan sempat mengaku dosen Sastra Prancis UGM. Warga tentu tidak percaya melihat banyak tato di sekujur tubuhnya.

Korban pencurian Disi Aulia, 20, mengatakan, peristiwa bermula saat dirinya mampir ke sebuah optik di Jalan Kaliurang Km 6,8. Ia hanya sebentar masuk ke optik menanyakan tentang harga lensa kontak. Saat di dalam optik, pegawai optik mengetahui pelaku mengambil helm dan tas korban yang berisi laptop dan berkas-berkas.

“Mbak-mbak optik yang bilang ‘mbak barangnya ada yang ambil’. Saya keluar dan sempat tarik-tarikan sama pencurinya. Tas saya terlepas, terus teriak maling tapi ndak terkejar. Terus ada yang me-ngejar dari belakang, dia (pelaku) nabrak mobil,” ujar warga Pakem, Sleman, ini kepada Radar Jogja.

Seorang saksi mata Tuparno me-ngungkapkan, saat itu ia melihat korban sempat mengejar pelaku dari arah utara. Pelaku mencoba kabur diri ke arah selatan.

“Mungkin karena pelaku panik banyak yang ngejar, dia nyenggol mobil dari arah selatan. Dia sendirian kayaknya,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, sepeda motor pelaku Honda Matic berplat AD 4685 FW rusak parah di bagian depan. Kepada warga, pelaku mengaku tidak melakukan pencurian. Ia bahkan berpura-pura saat itu sedang bersama istrinya.

“Saya ndak ngambil apa-saya. Saya telepon istri saya dulu. Istri saya mana? Saya tadi mau beli pakan reptile,” kilahnya.

Warga yang curiga pelaku mabuk dan dalam pengaruh obat-obatan, sempat menggeledah saku celananya. Tidak didapati obat terlarang dan hanya se-bungkus rokok berisi dua batang. Pelaku selanjutnya dibawa ke Polres Depok Timur untuk diproses. (riz/laz/ong)