SLEMAN – Pelatih PSS Sleman, Seto Nur-diyantoro sedang berusaha menaikkan moral pemain usai bermain imbang me-lawan Madiun Putra. Jika melihat hasil, tentu hasil ini sudah cukup bagi Seto ka-rena memang menargetkan satu poin di laga tandang.

Namun, yang menjadi perhatian Seto ada-lah pada laga tersebut PSS Sleman tidak mampu menceploskan bola ke gawang la-wannya. Hal inilah yang akan menjadi eva-luasi Seto Ramadan ini. Maklum laga tersebut merupakan pertama kali PSS Sleman mengakhi-ri laga tanpa gol di ajang ISC ini.

Setelah melakukan “warming up” pada Kamis lalu, Seto kembali menggenjot finishing touch para pemainnya. Seto langsung mem-perbaiki finishing touch pemain.

PSS Sleman merupakan salah satu tim yang produktif di grup 5, yakni dengan mencetak dela-pan gol dari 5 pertandingan.

“Latihan sore ini (kemarin, Red), untuk mengembalikan naluri dan feeling pemain,” katanya.

PSS Sleman akan memindahkan tempat latihan di bulan puasa ini. Hal tersebut dikarenakan di Stadion Tridadi akan dipakai untuk gelaran Piala Rama-dan. PSS Sleman akan mengguna-kan lapangan AAU sebagai tem-pat latihan mulai Senin (13/6).

PSS Sleman mengagendakan untuk mengadakan road show di sela-sela jadwal latihan dengan melakukan laga uji coba. Tim per-tama yang akan menjadi lawan uji coba Green Squad adalah KKK Klaju-ran pada Rabu (15/6) di Lapangan Klajuran.

PSS juga akan mengadakan uji coba dengan sesama kontestan ISC yaitu Persip Peka-longan. Uji coba melawan Persip Peka-longan akan diagendakan pada 19 Juni di kandang dan 27 Juni di Pekalongan.

Agenda uji coba ini dilakukan agar pemain tidak kehilangan mood bermain meng-ingat kompetisi libur penuh selama Ra-madan. Kompetisi akan kembali bergulir setelah Lebaran. PSS akan menjamu pemun-cak klasemen sementara Martapura FC pada 17 Juli di Maguwoharjo International Stadium.

“Kami akan persiapkan tim se-lama Ramadan ini untuk menghadapi Martapura setelah Lebaran,” kata mantan pemain timnas tersebut. (c4/din/ong)