BANTUL–Pembenahan fisik atau jasmani melalui latihan fitness menjadi pilihan Pelatih Persiba Bantul Sajuri Syahid dalam menghadapi libur turnamen ISC Seri B 2016. Karena libur bertepatan dengan bulan Ramadan, maka program fitness dilakukan 3-4 kali dalam seminggu.

Hal ini dilakukan untuk memperkuat stamina, kekuatan tendangan, tinggi lompatan, stop ball, dan body balance pemain.

“Fisik anak-anak dalam dua minggu ini akan terus kami genjot. Untuk mengurangi kejenuhan, kami sudah mengagendakan Safari Ramadan, seperti yang sudah kami lakukan pada tahun-tahun sebelumnhya,” kata Sajuri.

Safari Ramadan berupa latihan di lapangan-lapangan yang ada di sekitar Bantul. Selain mengatasi kejenuhan, kegiatan ini juga untuk lebih mendekatkan pemain dengan pendukungnya. Latihan fisik sudah dimulai Sajuri pada Sabtu kemarin dan akan dilanjutkan hari ini.

“Fitnesnya di Virenka Gym, Bantul,” tutur Sajuri.

Sajuri berharap dengan latihan fisik di bulan puasa ini akan berdampak pada perbaikan stamina Johan Manaji dan kawan-kawan. Harapannya, stamina dan endurance yang baik, akan lebih membuat konsentrasi pemain pada menit-menit akhir tetap akhir. Dampaknya, kesalahan yang berujung dengan terciptanya gol oleh lawan bisa dieleminir. Karena berdasarkan catatan Radar Jogja, dari empat pertandingan terkakhir, Persiba kebobolan lima gol di menit akhir.

Selain membenahi fisik anak asuhnya, Sajuri juga akan menambah pemain. Sajuri masih terus memantau kemampuan tiga pemain yang ikut menjalani latihan sejak Jumat Lalu. Yakni Ugik Sugiyanto dan Kukuh Adi Prakoso di posisi striker, serta Ivan Vebriyanto di posisi kiper.

“Sembari menunggu regulasi PT GTS, kami akan terus memantau kemampuan mereka (Uko, Kukuh, dan Ivan),” ujarnya.

Saat ini Persiba Bantul berada di posisi juru kunci klasemen sementara grup 5 ISC B dengan raihan tiga poin. Pertandingan selanjutnya, Persiba akan menjamu PSBI Blitar di Stadion Sultan Agung yang akan berlangsung pada 16 Juli. (cr4/dem/ong)