Usia baru akan menginjak Sembilan tahun pada 9 Juli mendatang. Atlet sepatu roda junior DIJ Muhammad Al Farisi telah meraih juara di berbagai kejuaraan. Bakatnya terus diasah hampir setiap hari dengan latihan untuk mewujudkan impiannya untuk menjadi atlet nasional dan membawa harum nama Jogjakarta.

Bocah yang biasa disapa Ais ini soal postur maupun kesehariannya tidak berbeda jauh dengan anak-anak seusianya. Tapi dia memiliki bakat yang belum tentu semua anak miliki, yakni bersepatu roda. Olahraga inilah yang membuatnya jatuh cinta disaat pertama kali mencoba.

Sepasang sepatu roda buah tangan sang ayah menjadi pemantik bakat terpendam yang dimiliki Ais.

“Sepatunya dibeliin papa, oleh-oleh. Pertama kali nyoba langsung bisa,” katanya, kemarin.

Melihat ketertarikan Ais, sang ayah pun berinisiatif untuk memasukan anaknya ke klub sepatu roda. Bergabung dengan Nine Speed, kemampuan Ais secara teknik maupun mental sedikit demi sedikit terasah. Karena kemampuannya yang terus meningkat, siswa kelas 3 SD Muhammadiyah Nitikan ini pun mulai diikutsertakan dalam berbagai kejuaraan, mulai dari antar klub hingga kejuaraan internasional.

Di kejuaraan pertama yang diikuti, Ais memberikan kejutan dengan keluar sebagai yang tercepat. Di kejuaraan antar klub tingkat nasional Bupati Malang Cup II, Ais berhasil menaiki podium tertinggi di nomor sprint 100 meter pemula KU A. sejak itulah, dirinya semakin tertantang dan termotivasi untuk terus berlatih dan mendulang medali di kejuaraan lainnya.

“Senang banget bisa jadi juara, ngga nyangka. Meski capek latihan setiap hari, tapi tetap semangat,” tuturnya.

Kini Ais sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti kejuaraan lainnya. Latihan rutin setiap hari pun dijalani. Biasanya, Ais latihan di sore hari agar tidak mengganggu jam belajar dan sekolah.

Di nomor-nomor jarak pendek, Ais memang kerap mendapatkan peluang lebih utuk bisa meraih juara. Namun, sang pelatih tetap mempersiapkan dirinya, baik untuk mengikuti nomor jarak pendek maupun jarak jauh. Seperti di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) antar klub Balikpapan Coastaling Line Speed 2016 kemarin, Ais behasil meraih juara 1 di nomor relay 3.000 meter dan juara 5 maraton.

“Belum tau besok turun di nomor apa,” ungkap bocah yang juga ikut kegiatan seni di sekolah, yakni pantomim.(dya/dem/ong)