BANTUL-Setelah dua kali latihan fisik dengan fitnes pada Sabtu (11/6) dan Senin (13/6) lalu, Persiba Bantul kembali menggelar latihan di Lapangan Dwiwindu, Bantul. Para pemain merasakan dampak yang cukup signifikan setelah diberikan latihan fitnes. Fisik lebih prima dan dan stamina lebih bagus. Hal tersebut terlihat pada latihan kemarin sore. Sarjono dan kawan-kawan terlihat lebih bugar meski dalam keadaan puasa.

“Latihan fisik dijadwalkan dua hari sekali hingga dua minggu ke depan. Fisik anak-anak harus segera dibenahi agar ke depan lebih baik lagi,” kata Pelatih Persiba Bantul Sajuri Syahid.

Dalam latihan tersebut, Johan Manaji, Slamet Widodo, dan Syaiful AA Lewenussa tidak hadir. Slamet Widodo dan Johan izin karena sedang mengikuti ujian. Sedangkan Syaiful hingga kini belum juga hadir di Bantul.

“Johan dan Slamet izin karena ujian. Syaiful masih di kampung halamannya, belum tahu ke sininya kapan,” tutur Sajuri.

Dalam latihan tersebut, Sajuri membagi menjadi tiga kelompok yaitu pemain tengah, sayap, dan depan. Pada kelompok lini tengah, ditekankan pada alur permainan. Selama ini, alur permainan di lini tengah Persiba sudah mumpuni dengan adanya Johan Manaji sebagai poros.

Namun saat pergerakan Johan terkunci, permainan di lini tengah Persiba seringkali mati. Seperti saat melawan Persinga Ngawi lalu. Sajuri ingin lini tengah Persiba lebih hidup lagi.

Di lini depan, duel udara menjadi prioritas Sajuri dalam membenahi lini depan. Dua calon striker Persiba yaitu Kukuh dan Uko, masih dipantau Sajuri terkait penampilannya di latihan kemarin.

“Penampilan Uko saat ini menjanjikan, namun masih kami pantau lagi sembari menunggu dari manajemen,” ujarnya.

Persiba Bantul akan mengagendakan uji coba dengan tim lokal pada Minggu (19/6) di lapangan Sorobayan. Selain itu, Sajuri masih menggagas uji coba dengan tim selevel yaitu PPSM Magelang.

“Minggu besok dengan tim dari Sorobayan. Mereka sudah menjadwalkan. Untuk PPSM, saya bicarakan dulu kepada manajemen,” tandasnya. (cr4/dem)