BANTUL – Para pemilik warung kuliner di pesisir pantai selatan patut bernafas lega. Ombak tinggi mulai berangur surut. Kunjungan wisatawan kembali ramai seperti semula. Tak lagi terpancar rasa khawatir ombak pasang yang minggu lalu menerjang puluhan bangunan di sepandan pantai.

Bagi Darti, pemilik warung di Pantai Depok, kunjungan wisatawan sore kemarin (14/6) ibarat obat penawar, setelah paceklik hasil beberapa hari karena ombak tinggi. Ya, akibat ombak pasang melanda seluruh kawasan pantai selatan nyaris lumpuh.

“Kini mulai pulih. Sejak tiga hari lalu mulai ramai rombongan wisatawan,” ujarnya.

Pantai Depok memang terkenal dengan kuliner seafoodnya. Tak tampak wisatawan nekat mandi meski hanya di bibir pantai. Wisatawan hanya berfoto-foto di tepi pantai, mengambil latar belakang ombak.

“Biasanya mereka datang sore untuk berbuka puasa,” lanjutnya.

Darti berpendapat gelombang tinggi merupakan fenomena alam tahunan. Sebagai warga di pesisir selatan, Darti tak kaget. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ombak tinggi selalu menyebabkan turunnya tingkat kunjungan wisata.

“Setelah normal pasti akan kembali ramai,” kata Darti optimistis.

Pengunjung yang berkunjung ke Pantai Depok didominasi wisatawan lokal. Belum ada wisatawan luar daerah.

Kendati demikian, nasib baik pengelola warung kuliner belum berpihak pada nelayan. Sebagian besar nelayan masih enggan melaut karena gelombang tinggi belum kembali normal. “Hasil tangkapan masih minim,” ucap Widiantoro, salah seorang nelayan.

Seperti yang dilakukan Widiantoro, sejumlah nelayan lain pilih memanfaatkan waktu senggang untuk memperbaiki perahu dan jaring yang rusak karena diterjang gelombang.(zam/yog)