Dok. Radar Jogja Online
BERBAGI BAHAGIA: Head Of Regional Jawa Tengah Marsudi (kanan) memberi santunan pada buka bersama dengan anak yatim dan karyawan.
 

JOGJA – JNE Jawa Tengah dan Jogjakarta siap menghadapi peak season 2016. Yakni, menjelang lebaran dan pascalebaran nanti.

Sejauh ini jumlah pengiriman di Jawa Tengah mulai meningkat sejak minggu pertama bulan Ramadhan. Ini diperkirakan terus meningkat hingga 30 persen sampai dengan Lebaran nanti.

“Pengiriman berjalan normal sesuai estimasi penyampaian masing-masing layanan dengan prioritas utama pada layanan premium SS (Super Speed) dan YES (Yakin Esok Sampai),” kata Head Of Regional Jawa Tengah Marsudi di sela buka bersama dengan anak yatim dan karyawan.

Baca Juga: JNE Raih Penghargaan

Saat acara tersebut, Minggu (16/6), hadir pula Deputy General Manager 2 JNE Express Trian Yuserma dan Branch Manager JNE Jogjakarta Adi Subagyo. Juga 30 anak yatim dari Yayasan Yatim Piatu Putri Islam dan Yayasan TPA Insan Mulia Kulon Progo serta 154 karyawan.

Marsudi mengungkapkan, sejauh ini jumlah pengiriman di Jawa Tengah mulai meningkat sejak minggu pertama bulan Ramadhan. Ini diperkirakan terus meningkat hingga 30 persen sampai dengan Lebaran nanti.

“Sejauh ini pengiriman berjalan normal sesuai estimasi penyampaian masing-masing layanan dengan prioritas utama pada layanan premium SS (Super Speed) dan YES (Yakin Esok Sampai)” terang Marsudi.

Ia menambahkan, JNE tetap beroperasi pada hari Lebaran, di mana gerai-gerai JNE, baik pusat maupun cabang tetap buka sesuai jam kerja dan melayani kebutuhan pelanggan. Menghadapi momen spesial tersebut, JNE mengembangkan dan memperkuat segala sektor untuk menjaga kualitas prima pada seluruh pelanggan.

“Diwujudkan dengan penambahan jumlah SDM, pengembangan infrastruktur sampai penambahan waktu layanan pengiriman,” katanya.

Sementara itu, Branch Manager JNE Jogjakarta Adi Subagyo mengatakan, karyawan di JNE Jogjakarta sebanyak 379 orang dan siap bekerja keras untuk menyukseskannya.

“Sesuai slogannya, connecting happiness JNE berusaha berbagi kebahagian dengan sesama. Semua itu ditanamkan pendiri JNE Almarhum Soeprapto Soeparno,” kata Adi.

Ditambahkan Adi, setiap tahun JNE selalu melibatkan anak yatim dan menjadi budaya perusahaan. Selain memberikan santunan bagi anak yatim, kegiatan tersebut diisi hiburan nasyid. Hadir Ustadz Anan yang mengulas soal bekerja dan ibadah sesuai tema Safari Ramadhan tahun ini. Yaitu, Menggapai Ridho Illahi: Kerja Ikhlas Budayakan Berbagi.

Trian Yuserma, wakil dari direksi menyampaikan perkembangan bisnis JNE di hadapan ratusan karyawan. Harapannya, mereka lebih termotivasi untuk mengembangkan JNE pada masa mendatang.

Pada Ramadhan tahun ini, JNE Jogjakarta berencana mengadakan “Takjil On The Road. ” Yaitu membagikan takjil bagi para pengguna jalan. Kegiatan akan dilaksanakan pada Kamis (23/6) dan sepekan berikutnya (30/6) di perempatan Ringroad Jalan Parangtritis dan Jalan Kolonel Sugiyono.

JNE Jogjakarta juga membagikan 100 bingkisan sembako bagi warga yang membutuhkan seperti tukang becak dan buruh gendong.(hes)