BANJIR
– Kulur, Kecamatan Temon (merusak dan menggenangi pemukiman warga akibat jebolnya tanggul sungai Seling).

– Krembangan I Kecamatan Panjatan (menggenangi peukiman dan jalan Panjatan-Lendah akibat luapan sungai Haisero).

– Punukan, Kecamatan Wates dan Pedukuhan Gununggondang, Desa Margosari (merenam pemukiman akibat luapan sungai Kalipapah)
– Gotakan II, Kecamatan Panjatan (menggenangi pemukiman setinggi 70 sentimeter akibat banjir sungai Nagung)
– Jalan Nagung – Srandakan sepanjang 500 meter (terendam banjir sungai Haisero setinggi 75 sentimeter).

– Polsek Panjatan (tergenang banjir Sungai Haisero setinggi 50 sentimeter).

– Bendungan Kecamatan Wates (pemukiman serta perkantoran terendam setinggi 50 sentimeter akibat banjir sungai Serang)
– Kompleks Kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Wates. Alun-alun Wates dan pemukiman warga (terendam luapan selokan setinggi 20 sentimeter)
– Siluwok dan Bujidan Desa Tawangsari, Kecamatan Pengasih (menggenangi pemukiman setinggi 100 sentimeter akibat jebolnya tanggul Seling)
– Kantor Dinas Pendidikan dan PDAM Kulonprogo
– Pedukuhan Tambak, Desa Triharjo Kecamatan Wates
– Jembatan darurat Sarigono, Kecamatan Samigaluh rusak diterjang banjir.

– Puskesmas Samigaluh II terendam banjir dan menyebabkan proses pelayanan Puskesmas Samigaluh II tidak bisa dilaksanakan.

– Bonosoro Gulurejo Lendah (banjir menggenangi pemukiman, tanggul sungai longsor sepanjang 15 meter)
======
LONGSOR:
– Separang Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh
– Pedukuhan Sinogort, Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh
– Separan, Sinogo, Ngemplak, Ponowetan, Pagerharjo
– Watubelah dan Gondangan Sidomulyo Kecamatan Pengasih
– Penggung RT, Purwosari
– Madigondo, Samigaluh
– Sarangan, Kebonharjo
– Ngaglik, Purwosari
=======
POHON TUMBANG
– Karangnongko, Kecataman Wates
– Kalibiru dan Clapar Kecamatan Kokap
– Dlingseng, Desa Banjaroya Kecamatan Kalibawang
==========
Sumber Data: BPBD KUlonprogo
==============