Hendri Utomo/Radar Jogja Online
MERESAHKAN: Petugas kepolisan Polres Kulonprogo saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Dusun Munggangan Wetan, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo, Sabtu (18/6).
KULONPROGO-Jajaran kepolisan Polres Kulonprogo kembali dikejutkan dengan aksi perampokan, kali ini kawanan perampok beraksi di Dusun Munggangan Wetan, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo. Pelaku diduga berjumlah enam orang, pelaku sempat menganiaya dan menyekap korban.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa itu terjadi Sabtu (18/6) dini hari sekitar pukul 00.35. Kronologis kejadian bermula ketika Murjiyem, 60, terbangun dari tidur karena ada suara seseorang ingin membeli rokok dan air mineral di warungnya.

Murjiyem kemudian membangunkan suaminya, Parjo Winoto. Saat pintu rumah bagian samping dibuka, tiba-tiba korban Parjo langsung disekap dua orang tak dikenal. Parjo diancam dengan todongan senjata tajam. Ia juga sempat dipukuli hingga mengalami luka robek pada bagian kepala.

Mulut Parjo dibungkam dengan lakban dan kekedua tangan serta kakinya diikat. Dua pelaku lain juga melakukan tindakan serupa kepada Murjiyem (menutup mulut korban dengan lakban dan mengikat kedua tangannya,red). Pelaku kemudian meminta korban menunjukkan letak barang-barang berharga seperti perhiasan dan uang disimpan.

Semua sudut rumah hingga bagian warung disisir oleh pelaku, almari serta etalase sempat diacak-acak. Gerombolan perampok itu kemudian pergi meninggalkan lokasi dan diperkirakan menggunakan sebuah mobil setelah mendepat hasil rampokan.

“Setelah pelaku pergi, Murjiyem minta tolong kepada tetangga. Kejadian itu kemudian dilaporkankan ke Babin Desa Sidoharjo dan diteruskan ke petugas piket Polsek Samigaluh,” ungkap Kapolres Kulonprogo AKBP Nanang Djunaedi, kemarin (29/6). (tom/ong)