PURWOREJO – Upaya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo mengerahkan alat berat ke Donorati, Kecamatan Purworejo membuahkan hasil. Delapan korban Donorati ditemukan, sementara di Caok Karangrejo, Kecamatan Purworejo dan Jelok Kecamatan Kaligesing, masing-masing ditemukan satu korban.

Kapolsek Purworejo Kota AKP Bambang Sulistyo yang berada di lokasi bencana Donorati menjelaskan temuan pertama terjadi sekitar pukul 08.30 adalah Siva, Pandu dan Desti. Ketiga korban ditemukan di ruang tamu rumah Jemikin.

“Ketiga korban ditemukan di kursi ruang tamu,” kata Bambang Sulistyo.

Adapaun korban selanjutnya adalah Jumikin, Misina dan Rendra pada pukul 13.00. Ketiga korban ini ditemukan dalam posisi tidak berjauhan didalam dan Rendra. Ketiga korban ditemukan dalam posisi yang tidak berjauhan.

“Dua korban lain yang tidak diketahui identitasnya diketahui atas nama Syarif Marsahid dan Syarifa yang tercatat sebagai warga Caok (Desa Karangrejo). Keduanya ditemukan pada pukul 14.52,” imbuh Bambang.

Dikatakan Bambang, kedua korban dari luar wilayah diduga bertamu ke rumah salah satu korban longsor dan tidak mampu menyelamatkan diri.

Sementara itu, temuan di Desa Karangrejo adalah korban Sulistyowati yang ditemukan di kamar tidur rumah korban sekitar pukul 09.00 wib. Anggota Koramil Loano, Serda Jumono yang berada di sekitar lokasi mengatakan, keberadaan posisi Sulistyowati diketahui setelah alat berat diayunkan di rumah korban.

“Posisinya seperti di dalam kamar dan korban berada di atas kasur kamarnya,” kata Jumono.

Sementara itu, pihak Desa Karangrejo, Kecamatan Loano, mendapat laporan dari warga Desa Tlogorejo, Kecamatan Kaligesing yang kehilangan anggota keluarganya.

“Laporannya ada dua orang pasangan suami istri yang sampai saat ini belum diketahui keberadaannya. Besar kemungkinan keduanya menjadi korban longsoran,” kata Kades Karangrejo, Ngateman.

Dari Posko Tanggap Bencana Banjir/Longsor BPBD Purworejo, melalui petugasnya Bejo Suhartanto dilaporkan satu korban lagi ditemukan di Desa Jelok, Kecamatan Kaligesing atas nama Satinem. Dengan demikian, seluruh korban longsor Jelok telah ditemukan. (udi)

Kepala Pelaksana BPBD Purworejo Boedi Hardjono mengatakan, hingga kemarin korban banjir dan longsor di Kabupaten Purworejo mencapai 61 orang. Korban terperinci korban meninggal dunia 40 orang, belum ditemukan 11 orang dan 10 orang masih dirawat di RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo. (udi/ong)