Harnum Kurniawati/Radar Jogja Online
GRAFITI: Anggota komunitas Cluster of Molding Daedale (CMD) melakukan aksi grafiti di Taman Trunan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Magelang.

MAGELANG – Sebanyak 21 orang dari 50 anggota komunitas Cluster of Molding Daedale (CMD) Kedu menggelar aksi coret-coret di Taman Trunan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Magelang, Minggu (19/6). Selain mengekspresikan diri, mereka menunggu waktu berbuka puasa.

Adit Ramantyo, 24, penggiat CMD mengatakan, mereka sudah dua kali menggelar grafiti di tembok yang mempunyai luas 45 meter dan tinggi tiga meter. Mereka juga mengantongi izin dari Dinas Kebersihan, Pertamanaan, dan Tata Kota (DKPTK) Kota Magelang.

“Meski hujan lebat, kami tetap lanjut. Sebelum buka puasa, pasti juga jadi kok,” kata Adit di sela pengerjaan grafiti.

Soal biaya, Adit mengaku ada uang iuran bersama. Iuran tersebut digunakan membeli cat tembok dan cat semprot yang digunakan. Juga menu berbuka puasa yang disediakan dari hasil patungan rekan-rekanya dari kalangan siswa, mahasiswa, dan pekerja.

“Merupakan kepuasan tersendiri, sambil ngabuburit juga bisa berkreasi mengekpresikan diri,” kata wiraswastawan ini.

Adit menilai Taman Trunan merupakan pusat aktivitas rekreasi pemuda. Jadi, sepantasnya jika dilakukan grafiti di tempat ini.

Berbeda dengan pembuatan grafiti sebelumnya, komunitasnya ini memberikan nuansa khas Ramadan dengan pemilihan warna hijau.

“Kami sepakat memblok warna tembok dengan hijau, kan pas dengan momen Ramadan. Jadi adem kayak ketupat kan hijau,” ungkapnya. (nia/hes)