SLEMAN – Tiga gol Riski Novriansyah memenangkan PSS Sleman atas Persip Pekalongan dalam laga uji cova di Maguwoharjo Internatioal Stadium (MIS) kemarin (19/6). PSS Sleman menang 3-1.

Meskipun menang besar, laga ini belum membuat puas Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara. Anak asuhnya masih belum sesuai dengan keinginannya. Seto juga menyoroti lini belakang yang sedikit menurun. “Compact defense di lini belakang agak kacau. Ini yang akan kami evaluasi. Risky bermain sangat impresif dan mau bekerja keras,” katanya.

Bermain di hadapan ribuan suporter setianya, Tim berjuluk Green Squad menurunkan pemain terbaiknya sejak menit awal. Meskipun begitu, justru Persip Pekalongan berhasil mengambil inisiatif serangan berbahaya lewat pemain sayap Arif Yanggi di menit 10. Namun, tendangannya masih di atas gawang PSS yang dijaga Syahrul Fadil.

Empat menit berselang PSS melakukan percobaan melalui kaki Tri Handoko. Sepakan Tri Handoko masih melebar tipis di kanan gawang Persip. Barulah pada menit ke-16 PSS Sleman bisa unggul. Rama Yoga yang menerima umpan dari Dirga melakukan solo run di sisi kanan dan berhasil melepaskan umpan ke depan gawang Persip. Umpan Yoga mampu disundul dengan sempurna oleh striker PSS Risky Novriansyah.

Tertinggal satu gol, Persip berusaha membalas. Di menit 24 Yanggi menyisir sisi kanan lapangan dan mengirimkan umpan ke tengah. Umpan tersebut tidak mampu dijangkau Syahrul. Beruntung umpan tersebut hanya membentur tiang gawang dan berhasil diamankan.

Persip masih mencoba melakukan serangan untuk mengejar ketertinggalan. Di menit 33, gantian Irkham yang mengancam gawang Syahrul. Sayang, tendangannya melebar di atas gawang. Justru Persip harus rela gawangnya dibobol lagi oleh Risky semenit kemudian.

Dicky Prayoga yang berdiri bebas di sisi kanan lapangan mampu memberikan through pass kepada Risky. Risky mampu melewati dua pemain Persip dan melepaskan tendangan ke kanan gawang Nurul. Bola gagal dihadang Nurul. Gol, PSS unggul 2-0.

Risky berhasil mencetak hattrick pada menit 43. Berawal dari Tri Handoko yang berhasil lolos dari jebakan offside di sisi kanan, Ndok, sapaan akrabnya mengirim umpan terobos ke Risky yang mendapatkan penjagaan ketat. Risky mampu menceploskan bola ke kiri gawang Persip dan mengubah kedudukan menjadi 3-0. Babak pertama berakhir dengan skor 3-0.

DI babak kedua, PSS mulai melakukan rotasi pemain di lini tengah. Permainan PSS justru sedikit menurun di babak kedua. PSS mempunyai peluang untuk menambah keunggulan pada menit 56. Umpan satu-dua Tri Handoko dengan Risky mampu mengecoh pemain belakang Persip.

Sayang, Ndok yang tinggal berhadapan dengan kiper tidak mampu menceploskan bola ke gawang. Tendangannya melambung tinggi di atas gawang Nurul. Persip berhasil memangkas ketertinggalan lewat pemain pengganti Abrasid di menit 78.

Abrasid mampu mengecoh Syahrul dan menceploskan bola ke kiri gawang. Gol, kedudukan berubah menjadi 3-1. Hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan. PSS menang dengan skor 3-1.

Pelatih Persip Pekalongan Nasal Mustofa mengungkapkan penampilan anak asuhnya menurun ketimbang saat melakoni uji coba melawan PSIS Semarang. Permainan cepat yang biasa diterapkan anak asuhnya pada sore kemarin tidak berjalan. “Mungkin karena mereka bermain saat puasa, makanya permainan mereka sedikit menurun. Umpan-umpan pendek kami juga tidak banyak menemui sasaran,” katanya. (cr4/din/ong)